Berita

Sinergi Kementerian Haji dan Kemenag: Penyuluh Wirobrajan Moderatori Manasik Terintegrasi

​YOGYAKARTA – Dalam upaya meningkatkan kualitas pemahaman calon jemaah, Kementerian Haji dan Umroh Republik Indonesia bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta menggelar Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (11/02/2026) berlokasi di Masjid Condronegaran, Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron, Kota Yogyakarta.

​Acara tersebut menghadirkan Agus Saeful Bahri, S.Ag., M.S.I., Penyuluh Agama Islam dari Kemantren Wirobrajan, yang didapuk menjadi moderator untuk memandu jalannya sesi pendalaman materi bagi para tamu Allah tersebut di hari ketiga.

​Materi Strategis Pasca-Armuzna

​Narasumber ahli dari Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Yogyakarta, Hj. Ir. Wiwik Tri Wahyuningsih, memaparkan materi bertajuk “Pelaksanaan Thawaf Ifadah dan Layanan serta Ibadah di Makkah Pasca-Armuzna”.

​Beberapa poin penting yang ditekankan dalam bimbingan ini meliputi:

* ​Ketepatan Ibadah: Teknis pelaksanaan Thawaf Ifadah yang merupakan rukun haji agar tetap sesuai syariat di tengah kepadatan massa.

* ​Manajemen Pemulihan: Edukasi mengenai layanan kesehatan dan konsumsi yang disediakan pemerintah setelah fase berat di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

* ​Optimalisasi Ibadah Sunnah: Arahan agar jemaah tetap mampu beribadah di Makkah tanpa mengabaikan kondisi fisik sebelum kepulangan ke tanah air.

​Kolaborasi Lintas Lembaga

​Penyelenggaraan manasik ini merupakan bentuk nyata integrasi pelayanan antara Kementerian Haji dan Umroh RI dengan Kementerian Agama Kota Yogyakarta untuk memastikan informasi yang diterima jemaah haji Kota Yogyakarta bersifat mutakhir dan akurat.

​Bimbingan ini diharapkan dapat membentuk kemandirian jemaah, sehingga mereka tidak hanya memahami rukun secara teori, tetapi juga siap secara mental dan fisik menghadapi dinamika di Tanah Suci. (ASB)

Leave a Reply