SINAR KUSUMA KUA Jetis Ajak Masyarakat Jadikan Setiap Aktivitas Bernilai Ibadah

Yogyakarta — Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Jetis kembali menggelar kegiatan SINAR KUSUMA (Siraman Rohani Ba’da Asar Masjid Cokrokusuman) pada Jumat (22/5/2026). Kegiatan rutin yang berlangsung di Masjid Cokrokusuman ini menjadi bagian dari upaya pembinaan keagamaan dan penguatan spiritual masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Jetis, Dwi Muryanto, menyampaikan tausiyah bertema “Jadikan Aktivitasmu sebagai Ibadah”. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa setiap aktivitas yang dilakukan sehari-hari dapat bernilai ibadah apabila dilandasi niat yang ikhlas karena Allah SWT dan dilaksanakan sesuai tuntunan syariat.
“Tidak hanya ibadah mahdhah seperti salat dan puasa, tetapi aktivitas seperti bekerja, belajar, dan melayani masyarakat juga dapat menjadi ibadah jika diniatkan karena Allah,” ujarnya di hadapan jamaah.
Menurutnya, Islam mengajarkan bahwa seluruh aspek kehidupan dapat menjadi ladang pahala selama dilakukan dengan tujuan yang baik dan memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain. Karena itu, umat Islam didorong untuk senantiasa meluruskan niat dalam setiap aktivitas yang dijalankan.
Kegiatan SINAR KUSUMA yang rutin dilaksanakan setiap Jumat ba’da Asar tersebut diikuti jamaah masjid dan masyarakat sekitar dengan penuh antusias. Selain menjadi sarana menambah wawasan keagamaan, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi dan penguatan ukhuwah di tengah masyarakat.
Kepala KUA Jetis, Muhammad Fauzan Fatkhulloh, menyampaikan bahwa program SINAR KUSUMA merupakan salah satu inovasi pembinaan umat yang terus dikembangkan sebagai media dakwah yang sederhana namun memiliki dampak nyata bagi masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi penguat spiritual masyarakat sekaligus menumbuhkan kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. Dakwah tidak harus dilakukan dalam forum besar, tetapi juga dapat hadir melalui kegiatan rutin yang dekat dengan masyarakat,” tuturnya.
Melalui program SINAR KUSUMA, KUA Jetis berkomitmen menghadirkan layanan pembinaan keagamaan yang inspiratif, membumi, dan mudah diakses masyarakat. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya kesadaran bahwa setiap aktivitas yang dilakukan dengan niat yang benar dapat menjadi bagian dari ibadah, sehingga tercipta masyarakat yang religius, produktif, dan berakhlak mulia.[ismi]



