Berita

Resmi Menjadi OxfordAQA Approved Centre, MAN 1 Yogyakarta Mantapkan Langkah Kelas Internasional

Yogyakarta (MAN 1 Yogya) — MAN 1 Yogyakarta resmi menapaki babak baru dalam pengembangan Kelas Internasional setelah memperoleh status OxfordAQA Approved Centre. Pengakuan tersebut ditandai dengan penyerahan plakat dari OxfordAQA dalam pertemuan orang tua/wali murid Kelas Internasional pada Sabtu (10/10/2026).

Status ini menjadi langkah strategis bagi MAN 1 Yogyakarta dalam memperkuat penyelenggaraan pendidikan berstandar internasional. Melalui pengakuan tersebut, madrasah dapat menyelenggarakan asesmen OxfordAQA sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sekaligus memperluas peluang murid untuk meraih kualifikasi akademik internasional.

Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menyambut pencapaian ini sebagai tonggak penting dalam pengembangan Kelas Internasional. Menurutnya, plakat yang diterima bukan sekadar hadiah atau suvenir, melainkan simbol pengakuan atas kerja keras dan komitmen madrasah dalam membangun layanan pendidikan berorientasi internasional.

“Plakat ini bukan sekadar hadiah atau suvenir, melainkan bukti dari proses dan kerja keras yang telah dilakukan MAN 1 Yogyakarta hingga memperoleh pengakuan sebagai OxfordAQA Approved Centre. Pencapaian ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan memastikan bahwa Kelas Internasional benar-benar memberikan nilai tambah bagi murid,” ungkapnya.

Plakat tersebut diserahkan oleh Aprilia Felita sebagai perwakilan Mentari Assessment, mitra pengembangan program Kelas Internasional MAN 1 Yogyakarta. Penyerahan ini menjadi penanda atas status resmi madrasah sebagai pusat asesmen OxfordAQA.

“Penyerahan plakat ini merupakan bentuk pengakuan atas status MAN 1 Yogyakarta sebagai OxfordAQA Approved Centre. Kami berharap kerja sama ini dapat mendukung pelaksanaan program OxfordAQA di madrasah dan membuka kesempatan bagi para murid untuk memperoleh pengalaman serta kualifikasi akademik internasional yang dapat mendukung perjalanan pendidikan mereka,” ujar Aprilia.

Pertemuan orang tua/wali murid tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman mengenai arah pengembangan Kelas Internasional, termasuk sistem pembelajaran, asesmen, dan peluang akademik yang tersedia. Keterlibatan orang tua menjadi bagian penting dalam membangun sinergi antara madrasah dan keluarga untuk mendampingi perkembangan akademik murid.

Bagi MAN 1 Yogyakarta, status OxfordAQA Approved Centre bukan sekadar pengakuan kelembagaan, melainkan pijakan untuk terus mengembangkan kualitas pembelajaran dan memperluas cakrawala pendidikan. Dengan dukungan berbagai pihak, Kelas Internasional diharapkan mampu menghadirkan pengalaman belajar yang semakin berkualitas serta mempersiapkan murid untuk melangkah menuju peluang pendidikan yang lebih luas di tingkat global. (mut)

Leave a Reply