Remaja Hebat Bukan Nekat, BRUS KUA Wirobrajan Jadi Penguat Karakter Siswa

Yogyakarta (Humas Kemenag Kota Yogyakarta) — Kantor Urusan Agama (KUA) Wirobrajan terus memperkuat perannya dalam pembinaan generasi muda melalui program BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah) yang digelar di SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta, Selasa (19/5/2026). Kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi antara KUA dan lembaga pendidikan dalam memberikan edukasi serta penguatan karakter bagi para remaja.
Mengusung tema “Remaja Hebat Bukan Nekat”, kegiatan BRUS membahas berbagai persoalan yang dihadapi remaja masa kini, tantangan perkembangan generasi muda, serta konsep menjadi remaja sehat, cerdas, dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.
Program ini menghadirkan fasilitator kolaboratif dari Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan dan KUA Umbulharjo. Materi disampaikan secara interaktif di tujuh kelas, yang terdiri atas empat kelas XI dan tiga kelas X. Para siswa mengikuti kegiatan dengan antusias, aktif berdiskusi, serta berbagi pandangan mengenai berbagai isu yang dekat dengan kehidupan remaja.
Penyuluh Agama Islam menekankan pentingnya membangun karakter yang kuat, kemampuan mengelola pergaulan secara sehat, serta kesadaran untuk menjauhi perilaku yang dapat merugikan masa depan. Remaja didorong untuk menjadi generasi yang berprestasi, berakhlak mulia, dan mampu menghadapi tantangan zaman dengan bijak.
Pihak SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta menyambut baik pelaksanaan BRUS dan memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut. Kegiatan ini dinilai sejalan dengan upaya sekolah dalam membentuk peserta didik yang beriman, berakhlak, sehat, dan memiliki daya saing di era modern.
Melalui sinergi antara KUA dan dunia pendidikan, BRUS diharapkan menjadi ruang pembinaan yang efektif dalam mencetak generasi muda yang tangguh, Qur’ani, serta siap menjadi agen kebaikan di lingkungan masyarakat. (Kontributor Wirobrajan)



