Berita

Rawat WBBM dengan Karya Nyata, Saeful Anwar Ingatkan Komitmen Pelayanan

Yogyakarta (Humas) – Mengawali pekan pertama November, Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta menggelar apel pagi Senin (2/11/2026). Bertindak sebagai pembina apel, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), Saeful Anwar, menyampaikan sejumlah pesan penting terkait penguatan kebersamaan, tanggung jawab kinerja, serta komitmen seluruh ASN dalam menjaga kualitas pelayanan publik.

Mengawali amanatnya, Saeful Anwar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah berkontribusi menyukseskan rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional 2026. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan berbagai agenda tersebut merupakan hasil kerja sama dan partisipasi seluruh unsur di lingkungan Kemenag Kota Yogyakarta.

Memasuki agenda berikutnya, ia mengajak seluruh ASN untuk kembali memperkuat semangat kebersamaan dalam menyukseskan peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-81 Kementerian Agama RI. Mengingat kepanitiaan telah terbentuk, ia berharap seluruh pegawai dapat mengambil bagian dan memberikan kontribusi sesuai kapasitas masing-masing.

“Panitia sudah terbentuk. Untuk itu, kami mohon dukungan dan kontribusi Bapak Ibu semua agar rangkaian kegiatan Hari Amal Bakti ke-81 dapat terlaksana dengan baik dan sukses,” pesannya.

Selain agenda kelembagaan, Saeful juga mengingatkan bahwa saat ini organisasi telah memasuki penghujung tahun anggaran. Ia meminta seluruh unit kerja segera mencermati dan menyelesaikan kegiatan yang masih berjalan, sekaligus memastikan pelaporan kegiatan dilaksanakan tepat waktu. Hal ini penting agar seluruh pelaksanaan program dapat terdokumentasi dan dipertanggungjawabkan dengan baik.

Pada bagian akhir amanatnya, Saeful menyampaikan pesan reflektif dengan mengutip kata-kata bijak dari Gus Dur, “Menyesali nasib tidak akan mengubah keadaan, tetapi terus berkarya akan membuat kita berharga.”

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap individu tidak perlu larut dalam penyesalan atas apa yang telah terjadi atau pekerjaan yang telah dilalui. Sebaliknya, hal terpenting adalah terus bergerak, memperbaiki diri, dan menghasilkan karya nyata yang memberikan manfaat.

Ia menegaskan bahwa semangat untuk terus berkarya harus menjadi landasan seluruh ASN Kemenag Kota Yogyakarta, terutama dalam menjaga predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang telah diraih. Predikat tersebut bukan sekadar capaian administratif, melainkan amanah sekaligus tanggung jawab untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas.

Mempertahankan WBBM membutuhkan komitmen yang konsisten, bukan hanya melalui pemenuhan dokumen dan eviden, tetapi terutama melalui perubahan perilaku kerja, integritas, profesionalitas, serta kesungguhan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Jangan berhenti berkarya. Jadikan setiap pekerjaan yang kita lakukan bernilai dan memberikan manfaat. Terlebih, kita memiliki tanggung jawab untuk mempertahankan WBBM dengan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” menjadi pesan utama yang menguatkan amanat apel pagi tersebut.

Melalui apel pagi ini, seluruh ASN diharapkan semakin memaknai akhir tahun bukan sekadar momentum menyelesaikan administrasi dan laporan kegiatan, melainkan kesempatan untuk mengevaluasi kinerja, memperkuat kolaborasi, serta memastikan setiap tugas yang dilaksanakan memberikan nilai tambah bagi organisasi dan masyarakat.

Terus berkarya, menjaga integritas, dan menghadirkan pelayanan terbaik menjadi komitmen bersama Kemenag Kota Yogyakarta dalam merawat kepercayaan publik.(Nis)

Leave a Reply