Raih Juara 3 Nasional, Murid MAN 1 Yogyakarta Buktikan Kreativitas di MAPK Fair 2026

Surakarta (MAN 1 Yogya) – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh murid MAN 1 Yogyakarta. Dinda Makayla Tsani, murid kelas X PK 2, berhasil meraih Juara 3 Lomba Poster Digital tingkat nasional dalam ajang MAPK Fair 2026 yang diselenggarakan oleh MAPK Surakarta.
Perlombaan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap awal berlangsung secara daring pada 22 Juli hingga 9 Agustus 2026. Pada tahap tersebut, peserta mengikuti proses perlombaan dan penyisihan untuk menentukan peserta yang berhak melaju ke tahap berikutnya. Dinda berhasil lolos babak penyisihan dan berkesempatan hadir di MAN 1 Surakarta pada Sabtu (29/08/2026) untuk mengikuti agenda pengumuman pemenang sekaligus menerima penghargaan.
Bagi Dinda, capaian tersebut memiliki makna tersendiri. Sejak di bangku MTs, ia sudah memimpikan untuk mengikuti lomba poster digital tersebut. Kesempatan mengikuti MAPK Fair 2026 akhirnya menjadi momentum bagi Dinda untuk mewujudkan impian tersebut.
Perjalanan Dinda dalam mengikuti perlombaan tersebut tidak lepas dari berbagai tantangan. Sebagai murid kelas PK, Dinda mengaku belum memiliki fasilitas khusus yang mendukung pembuatan poster digital.
“Banyak kendala yang saya alami, terutama karena saya kelas PK dan tidak punya fasilitas yang mendukung untuk poster digital seperti tablet dan stylus pen. Jadi, saya benar-benar hanya menggunakan HP dan jari untuk menggambarnya. Itu cukup sulit,” tuturnya.
Keterbatasan waktu penggunaan telepon seluler juga menjadi tantangan tersendiri. Dinda harus mengatur waktu pengerjaan dengan sebaik mungkin agar karyanya dapat diselesaikan sesuai ketentuan.
Meskipun menghadapi berbagai keterbatasan, Dinda mampu menunjukkan bahwa kreativitas tidak selalu bergantung pada kelengkapan fasilitas. Ketekunan, keberanian mencoba, serta kemampuan mengembangkan ide menjadi modal penting hingga akhirnya ia berhasil meraih Juara 3 dalam kompetisi tingkat nasional tersebut.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., mengapresiasi prestasi yang diraih Dinda.
“Prestasi Dinda menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah alasan untuk berhenti berkarya. Dengan kreativitas, kemauan belajar, dan kegigihan, murid dapat mengembangkan potensinya dan bersaing di tingkat nasional,” ungkap Edi.
Prestasi Dinda dalam MAPK Fair 2026 sekaligus menjadi bukti bahwa semangat untuk berkarya dapat tumbuh dari berbagai kondisi. Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi murid MAN 1 Yogyakarta lainnya untuk terus berani mengeksplorasi minat, mengasah kreativitas, dan mengikuti berbagai kompetisi sesuai dengan potensi masing-masing. (mzs)



