Pramuka MAN 1 Yogyakarta Ambil Peran dalam Karya Bakti Nataru 2025 di Malioboro

Yogyakarta (MAN 1 Yogyakarta) – Momentum libur Natal dan Tahun Baru 2025 menjadi ajang pembelajaran sekaligus pengabdian bagi Pramuka MAN 1 Yogyakarta. Enam anggota Pramuka dari madrasah ini turut serta dalam kegiatan Karya Bakti Nataru 2025 yang dipusatkan di Teteg Abu Bakar Ali dan sepanjang kawasan Jalan Malioboro, Yogyakarta. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai 30 hingga 31 Desember 2025, digelar oleh Kwartir Cabang Kota Yogyakarta bekerja sama dengan Polresta Yogyakarta serta sejumlah dinas terkait. Tujuannya adalah menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan wisatawan yang memadati Malioboro, salah satu destinasi utama di Kota Gudeg saat libur akhir tahun.
Pramuka MAN 1 Yogyakarta mengirimkan enam personil, yakni Kak Muhammad Fakhri Al Farras, Kak Gian Andre Brilian Faustina, Kak Fahri Ahmad Asfandiar, Kak Mufiidah Sendang Banyu Bening, Kak Aisyah Amalia Husna, dan Kak Unaisah. Sebelum bertugas, mereka mengikuti briefing resmi yang dipimpin oleh Kwartir Cabang Kota Yogyakarta. Setelah itu, para anggota langsung diterjunkan ke lapangan. Mereka membantu mengatur arus lalu lintas, menyeberangkan wisatawan, menertibkan kerumunan, memberikan pertolongan pertama, hingga menjadi pusat informasi bagi pengunjung. Kehadiran mereka di tengah keramaian Malioboro menjadi bukti nyata bahwa Pramuka bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, melainkan wadah pembentukan karakter dan kepedulian sosial.
Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai penting seperti kerja sama tim, keberanian, kepedulian, dan rasa tanggung jawab. Hal itu diakui oleh Kak Aisyah Amalia Husna, salah satu peserta. “Kegiatan ini sangat menyenangkan dan menjadi pengalaman baru bagi saya. Saya melakukan hal yang tidak biasa, yaitu turut membantu masyarakat secara langsung. Semoga dengan adanya kegiatan ini, wisatawan yang berlibur di Malioboro merasa lebih aman dan nyaman,” ungkapnya.

Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi atas keterlibatan murid-muridnya. “Saya bangga melihat anak-anak Pramuka MAN 1 Yogyakarta ikut ambil bagian dalam kegiatan ini. Mereka tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga turun langsung melayani masyarakat. Pengalaman di Malioboro ini tentu akan menjadi bekal berharga, karena di sana mereka belajar tentang kepedulian, kerja sama, dan keberanian. Semoga semangat pengabdian ini terus tumbuh dan menjadi karakter kuat yang melekat dalam diri mereka,” ujarnya.
Karya Bakti Nataru 2025 menjadi contoh sinergi lintas lembaga. Polresta Yogyakarta, dinas terkait, dan Kwartir Cabang Kota Yogyakarta bekerja sama memastikan keamanan kawasan wisata. Kehadiran Pramuka dari berbagai sekolah dan madrasah, termasuk MAN 1 Yogyakarta, memperkuat barisan relawan yang siap membantu masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi publik. Wisatawan yang datang ke Malioboro tidak hanya menikmati suasana liburan, tetapi juga merasakan pelayanan ramah dari para relawan muda. Dengan demikian, citra Yogyakarta sebagai kota wisata yang aman dan bersahabat semakin terjaga.
Karya Bakti Nataru 2025 ini juga mencerminkan Pendidikan moderasi beragama yang diterapkan di MAN 1 Yogyakarta.
Dengan adanya kegiatan Karya Bakti Nataru 2025, diharapkan manfaatnya tidak berhenti pada momen liburan semata. Nilai-nilai kepedulian, disiplin, dan tanggung jawab yang dipelajari para personil Pramuka dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Partisipasi aktif Pramuka MAN 1 Yogyakarta ini sekaligus menegaskan peran madrasah dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, siap mengabdi, dan mampu menghadapi tantangan zaman. (fra)


