Berita

Perkuat Kerukunan, Penyuluh Agama Jetis Hadiri Dialog Intra Umat Beragama Islam

YOGYAKARTA– Dalam upaya memperkokoh tali persaudaraan dan menjaga stabilitas harmonisasi di tengah masyarakat, Penyuluh Agama Islam fungsional dari KUA Kemantren Jetis Ismiyati, menghadiri agenda Dialog Intra Umat Beragama Islam. Kehadiran penyuluh sebagai perwakilan dari Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama Jafar Arifin dan Sri Sumiyatun.

Acara yang berlangsung khidmat ini diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY melalui Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Penais Zawa). Kegiatan bertempat di Aula Lantai 3 Kanwil Kemenag DIY pada Senin (15/6/2026) dan dibuka secara resmi oleh Kepala Kanwil Kemenag DIY Dr. H. Ahmad Bahiej, SH. M.Hum., serta dihadiri oleh para pimpinan Ormas Islam se-DIY.

Dalam sambutan pembukaannya, Kepala Kanwil Kemenag DIY menekankan pentingnya menjaga kondusivitas dan dinamika internal umat secara bijak. Kakanwil mengingatkan bahwa dialog intra umat merupakan pilar penting sebelum membangun kerukunan antarumat beragama yang lebih luas.

Kehadiran para pimpinan ormas Islam dalam acara ini menjadi momentum krusial untuk menyamakan langkah. Penyuluh agama bersama tokoh-tokoh ormas dinilai memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat sehingga harus mampu berkolaborasi menjadi pendingin dan membawa pesan-pesan kedamaian dan moderasi beragama.

Melalui diskusi interaktif yang melibatkan para tokoh ormas ini, para peserta diajak untuk menyamakan persepsi, mempererat silaturahmi, serta memitigasi potensi polarisasi di kalangan internal umat Islam.

Penyuluh Agama Islam Jetis yang hadir dalam kesempatan tersebut menegaskan kesiapannya dalam mengawal arahan Kakanwil DIY serta bersinergi dengan tokoh ormas di lapangan.

Kepala Bidang Penais Zawa Kanwil Kemenag DIY H. Nur Huda, S.Ag., M.Si., berharap hasil dari dialog dan kesepakatan pemikiran dengan para pimpinan ormas ini dapat segera diimplementasikan langsung oleh para penyuluh dalam bimbingan dan penyuluhan di wilayah binaan masing-masing.

Dengan adanya sinergi yang kuat antara Kakanwil, bidang Penais Zawa, pimpinan ormas, dan para penyuluh agama di tingkat kecamatan seperti Jetis, diharapkan suasana kondusif, aman, dan rukun di wilayah Yogyakarta dapat terus terjaga dengan baik.[ismi]

Leave a Reply