Perkuat Kerukunan dan Tingkatkan Keimanan, KUA Jetis Hadiri Pengajian Forkompimtren

Jetis, Rabu (14/10/2026) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Jetis menghadiri kegiatan pengajian Forkompimtren yang diselenggarakan di Aula Margo Utomo, Kemantren Jetis, Kota Yogyakarta, Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan Forkompimtren, Kepala KUA Jetis beserta para penyuluh agama, staf, serta pegawai di wilayah Kemantren Jetis. Pengajian ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta memperkuat sinergi antarinstansi dalam mewujudkan masyarakat yang harmonis.
Pengajian menghadirkan Ustaz Margianto, S.Ag., M.A., Penyuluh Agama Kota Yogyakarta, sebagai penceramah dengan tema konsep orang beriman dan bersyukur serta kepastian proses kematian. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh peserta untuk memahami makna keimanan secara mendalam dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari, baik melalui ibadah maupun perilaku yang mencerminkan akhlak mulia.
Lebih lanjut, Ustaz Margianto menyampaikan bahwa rasa syukur merupakan wujud keimanan atas segala nikmat yang telah diberikan Allah SWT. Syukur tidak cukup hanya diucapkan melalui lisan, tetapi juga perlu diwujudkan melalui perbuatan nyata, seperti menjaga amanah, berbuat baik kepada sesama, serta menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh keikhlasan. Sikap tersebut menjadi landasan penting dalam membangun kehidupan yang rukun, damai, dan saling menghormati.
Selain itu, beliau mengingatkan bahwa kematian merupakan kepastian yang akan dialami setiap manusia. Kesadaran akan datangnya kematian hendaknya menjadi motivasi untuk senantiasa memperbaiki diri, memperbanyak amal saleh, menjaga hubungan baik dengan sesama, serta mempersiapkan bekal untuk kehidupan akhirat. Pesan ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh peserta agar senantiasa menjalani kehidupan dengan penuh rasa syukur, tanggung jawab, dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Melalui kegiatan pengajian Forkompimtren ini, KUA Jetis berharap nilai-nilai keagamaan semakin tertanam dalam kehidupan pribadi maupun bermasyarakat. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kerukunan, meningkatkan keimanan, serta mempererat sinergi lintas sektor di wilayah Kemantren Jetis. Dengan semangat kebersamaan dan landasan nilai-nilai keagamaan, diharapkan tercipta kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan penuh kepedulian[ismi]



