Berita

Penyuluh KUA Umbulharjo Gelar Madrasah Al-Qur’an di Kelurahan Semaki

Yogyakarta (KUA Umbulharjo) – Penyuluh Agama Islam KUA Umbulharjo melaksanakan kegiatan bimbingan keagamaan melalui Madrasah Al-Qur’an (MQ) di Kelurahan Semaki, Selasa (19/05/2026). Kegiatan yang diikuti para pegawai Kelurahan Semaki tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan pembinaan ini dipandu oleh ASN Penyuluh Agama Islam KUA Umbulharjo, yakni Saebani, Sugiharto, dan Ahmad Fadlan. Dengan metode pembelajaran yang komunikatif dan mudah dipahami, para peserta dibimbing dalam membaca Al-Qur’an secara tartil, memperbaiki makharijul huruf, serta memahami kaidah dasar ilmu tajwid.

Madrasah Al-Qur’an ini merupakan program pembinaan rutin yang bertujuan meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme peserta terlihat dari kesungguhan mereka mengikuti setiap sesi pembelajaran, mulai dari pengenalan Iqra bagi pemula hingga pendalaman tajwid dan peningkatan kelancaran bacaan bagi peserta yang telah mampu membaca Al-Qur’an.

Dalam penyampaiannya, para penyuluh tidak hanya menekankan aspek teknis membaca Al-Qur’an, tetapi juga memberikan motivasi agar jamaah senantiasa istiqamah berinteraksi dengan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Membaca Al-Qur’an, menurut para penyuluh, bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan kebutuhan ruhani yang dapat menenangkan hati serta memperkuat keimanan.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen KUA Umbulharjo dalam mendekatkan layanan dan pembinaan keagamaan kepada masyarakat hingga tingkat kelurahan. Melalui Madrasah Al-Qur’an, diharapkan tumbuh masyarakat yang semakin cinta Al-Qur’an, berakhlak mulia, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat.

Kepala KUA Umbulharjo, Sehona, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyampaikan dukungan dan dorongan agar kegiatan pembinaan seperti ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an secara tartil serta membiasakan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan keagamaan masyarakat.(sgt)