Berita

Penyuluh KUA Ngampilan Giatkan Program Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur’an bagi Lansia

Yogyakarta (KUA Ngampilan) – Semangat menebarkan kebermanfaatan terus ditunjukkan oleh Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Ngampilan melalui Program Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur’an (PBHA) bagi kalangan lanjut usia (lansia). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (21/7/2026) di wilayah Ngadiwinatan, Kelurahan Ngampilan.

Program ini diampu oleh Penyuluh Agama Islam KUA Ngampilan, Janti Ristiani, S.Ag., Wintolo, S.Ag., dan Afifah Nur Sansidar, S.Sos., dengan sasaran ibu-ibu lansia yang belum mampu membaca Al-Qur’an. Melalui pembelajaran yang dilakukan secara bertahap, sabar, dan berkesinambungan, para peserta dibimbing mulai dari pengenalan huruf hijaiyah hingga membaca ayat-ayat Al-Qur’an dengan baik dan benar.

Program PBHA hadir sebagai bentuk kepedulian KUA Ngampilan agar masyarakat tetap memiliki kesempatan belajar Al-Qur’an di usia senja. Selain meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta mendorong peserta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu penyuluh, Afifah Nur Sansidar, S.Sos., mengungkapkan bahwa semangat para peserta menjadi motivasi tersendiri bagi para penyuluh.

“Lansia punya semangat belajar yang luar biasa. Mereka awalnya merasa malu karena belum bisa membaca Al-Qur’an, tetapi setelah dibimbing dengan sabar dan perlahan, kini mereka mulai mampu mengeja huruf demi huruf. Ini menjadi ibadah sekaligus kebanggaan bagi kami,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala KUA Kemantren Ngampilan, H. Anas Yusuf, S.Sos.I., menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen KUA dalam menghadirkan layanan keagamaan yang inklusif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Program ini menjadi bukti bahwa KUA hadir untuk semua usia. Tidak ada kata terlambat untuk belajar Al-Qur’an. Mari kita muliakan orang tua kita dengan mendampingi mereka mengenal dan membaca Al-Qur’an,” tuturnya.

Melalui Program Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur’an bagi lansia, KUA Ngampilan berharap semakin banyak masyarakat usia lanjut yang mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, sehingga dapat menjalani masa senja dengan lebih tenang, penuh keberkahan, dan semakin dekat dengan nilai-nilai ajaran Islam. (Janti)