Penyuluh KUA Mergangsan TADABUR di Masjid Al Amin Keparakan Lor

Penyuluh Agama Islam KUA Mergangsan, Hari Purnomo, S.Pd., melaksanakan kegiatan TADABUR (Tausyiah dan Doa Ba’da Dhuhur) di Masjid Al Amin Keparakan Lor, pada Senin, 12/01/2026.
Kegiatan TADABUR ini terselenggara atas kerja sama antara KUA Kemantren Mergangsan dengan Takmir Masjid Al Amin Keparakan Lor, sebagai ikhtiar bersama dalam menyegarkan iman dan menyuburkan amal shalih di tengah masyarakat.
Dalam tausyiahnya, Penyuluh Agama Islam KUA Mergangsan menyampaikan pesan reflektif tentang makna pergantian waktu dalam Islam.
Penyuluh menuturkan bahwa pergantian waktu sejatinya adalah hal yang biasa dan alami.
Tanpa disadari, setiap hari manusia terus berjalan melewati detik, menit, dan jam yang baru, menjalani kehidupan yang terus berganti.
Menurutnya, dalam Islam, umur panjang bukanlah tujuan akhir. Rasulullah ﷺ mengajarkan bahwa sebaik-baik manusia adalah yang panjang umurnya dan baik amal perbuatannya.
Oleh karena itu, pergantian waktu seharusnya menjadi momentum untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ketaatan kepada Allah Subhanahu Wa Ta ‘alaa.
Lebih lanjut disampaikan bahwa dalam Islam, pergantian hari tidak ditandai dengan tengah malam, melainkan dengan tenggelamnya matahari, yaitu masuknya waktu Maghrib.
Maka, pergantian hari idealnya diisi dengan semangat shalat Maghrib berjamaah di masjid atau mushala, sebagai bentuk memulai hari baru dengan amal shalih dan ketaatan kepada Allah Subhanahu Wa Ta ‘alaa.
Kegiatan TADABUR berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan.
Acara ditutup dengan hamdalah serta doa sapu jagat, memohon kebaikan di dunia dan akhirat bagi seluruh jamaah dan umat Islam pada umumnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memiliki kesadaran spiritual bahwa setiap pergantian waktu adalah amanah, yang seharusnya diisi dengan amal terbaik sebagai bekal menuju kehidupan akhirat.(HP)



