Penyuluh KUA Mergangsan Pimpin Tadarus Surat Yasin di Polsek

Yogyakarta — Penyuluh Agama Islam KUA Mergangsan, Hari Purnomo, S.Pd., memimpin kegiatan RAJIN (Rabu Mengaji) Surat Yasin di Musholla Al Mustaqim Polsek Mergangsan, Rabu (14/1/2026).
Kegiatan rutin ini dilaksanakan setiap hari Rabu pukul 08.30–09.30 WIB, kerjasama KUA dan Polsek Mergangsan, sebagai ikhtiar spiritual untuk menyegarkan iman dan menguatkan batin para aparatur negara.
Pada kesempatan kali ini, Polsek Mergangsan turut mengundang FORKOPIMTREN Mergangsan untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Hadir dalam kegiatan ini antara lain Mantri Pamong Praja, Kepala KUA Mergangsan, Lurah Brontokusuman, Wirogunan, Keparakan, Kepala Puskesmas, perwakilan Koramil, serta seluruh anggota Polsek Mergangsan.
Dalam kultum singkat yang disampaikan sebelum tadarus, penyuluh menekankan keutamaan membaca Surat Yasin, khususnya bagi para pemikul amanah dan pelayan masyarakat.
Mengutip penjelasan Imam Fakhruddin Ar-Razi Rahimahullah dalam Mafatih al-Ghaib, disampaikan bahwa Surat Yasin memiliki kekuatan dalam meneguhkan hati saat menghadapi kesulitan, karena di dalamnya terdapat kisah kesabaran para rasul serta pelajaran dari akibat pendustaan terhadap kebenaran.
Pesan ini menjadi pengingat bahwa ketenangan batin merupakan fondasi penting dalam menjalankan tugas negara dan pelayanan publik.
Selain itu, penyuluh juga menyampaikan penjelasan Imam As-Suyuti Rahimahullah dalam Khasais al-Qur an, bahwa para ulama memiliki kebiasaan membaca Surat Yasin ketika memiliki hajat dan memohon kemudahan.
Oleh karena itu, bacaan Yasin yang dilantunkan bersama pada pagi hari tersebut diniatkan sebagai doa kolektif, agar Allah Subhanahu Wa Ta ‘alaa memudahkan setiap langkah, keputusan, dan tanggung jawab yang diemban oleh seluruh peserta.
Usai penyampaian kultum, acara dilanjutkan dengan penguatan niat, agar Surat Yasin yang dibaca tidak sekadar menjadi bacaan lisan, tetapi benar-benar memberi dampak dalam diri pembacanya.
Diharapkan bacaan tersebut membersihkan hati, menghadirkan ketenangan, bernilai pahala di setiap hurufnya, serta menjadi sebab kebaikan dan kesehatan bagi yang membacanya.
Tadarus Surat Yasin kemudian dipimpin langsung oleh penyuluh, dilanjutkan dengan doa bersama.
Kegiatan ditutup dengan hamdalah dan ramah tamah dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan.
Kegiatan RAJIN ini menjadi contoh sinergi yang harmonis antara Kementerian Agama, aparat kepolisian, dan unsur pemerintah Kemantren Mergangsan, dalam membangun kekuatan spiritual sebagai penopang tugas pengabdian kepada masyarakat.(HP)



