Penyuluh KUA Mergangsan Dampingi Siswa SDN Karanganyar Perkuat Literasi Al-Qur’an Sejak Dini

Yogyakarta (KUA Mergangsan) — Komitmen memperkuat literasi Al-Qur’an di kalangan pelajar terus diwujudkan oleh Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Mergangsan. Melalui program pendampingan Madrasah Diniyah Al-Qur’an (MDA), Penyuluh Agama Islam Hari Purnomo, S.Pd., memberikan pembinaan kepada siswa SDN Karanganyar Brontokusuman, Kota Yogyakarta, Senin (3/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00–11.00 WIB tersebut diikuti siswa kelas IV dan V sebagai bagian dari pembinaan keagamaan yang bertujuan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, menghafal surat-surat pendek, serta membiasakan doa dan dzikir dalam kehidupan sehari-hari. Program ini sekaligus menjadi wujud sinergi antara KUA dan satuan pendidikan dalam memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan.
Mengawali pertemuan pertama pada tahun pelajaran baru, Hari Purnomo membangun kedekatan dengan para peserta didik melalui sesi perkenalan. Suasana pembelajaran dikemas secara komunikatif agar siswa merasa nyaman dan antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan.
Pada sesi pembelajaran, siswa diajak membaca Al-Qur’an secara bersama-sama dengan materi awal Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Ikhlas. Setelah pembacaan klasikal, kegiatan dilanjutkan dengan membaca secara bergiliran di hadapan penyuluh. Setiap bacaan disimak dengan saksama untuk mengetahui kemampuan masing-masing siswa, sekaligus memberikan pembetulan secara langsung terhadap makharijul huruf, hukum tajwid, maupun ketepatan panjang-pendek bacaan.
Metode pembelajaran yang memadukan pendekatan klasikal dan individual diterapkan agar proses pendampingan lebih efektif. Melalui metode tersebut, penyuluh dapat memetakan kemampuan peserta didik sejak awal sehingga pembinaan berikutnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing siswa, terutama bagi mereka yang masih memerlukan bimbingan intensif.
Hari Purnomo menjelaskan bahwa pendampingan MDA Al-Qur’an tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi media penanaman nilai-nilai keislaman sejak dini. Selain membimbing bacaan Al-Qur’an, siswa juga dikenalkan dengan hafalan surat-surat pendek, doa dan dzikir harian, serta pembiasaan akhlak mulia sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, kami berharap anak-anak semakin lancar membaca Al-Qur’an, memiliki hafalan surat-surat pendek dan doa harian, serta tumbuh kecintaan mereka terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” ujarnya.
Pendampingan MDA Al-Qur’an di SDN Karanganyar Brontokusuman menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran Penyuluh Agama Islam KUA Kemantren Mergangsan dalam memperkuat pembinaan keagamaan di lingkungan sekolah. Upaya ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya cakap dalam membaca Al-Qur’an, tetapi juga berkarakter religius, berakhlak mulia, dan mampu mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. (HP)



