Berita

Penyuluh KUA Mantrijeron Ambil Bagian Mengajar pada Majelis Ojol Mengaji di Rumah Qur’an IQC

Yogyakarta (KUA Mantrijeron) — Penyuluh Agama Islam KUA Kemantren Mantrijeron, Fatkur Rohman, turut mengambil bagian sebagai pengajar Al-Qur’an dalam kegiatan Majelis Ojol Mengaji (MOMEN) yang diselenggarakan di Rumah Qur’an IQC, Jalan Bausasran, Kota Yogyakarta, Rabu (22/7/2026). Kegiatan yang berlangsung rutin setiap hari Rabu pukul 08.30–11.30 WIB ini menjadi ruang belajar Al-Qur’an secara gratis bagi para pengemudi ojek online dari berbagai kemantren di Kota Yogyakarta.

Majelis Ojol Mengaji (MOMEN) merupakan komunitas yang digagas oleh Mualaf Quran Center pada tahun 2023. Program ini hadir sebagai wadah pembinaan keagamaan bagi para pengemudi ojek online yang ingin memperbaiki bacaan Al-Qur’an di tengah kesibukan mencari nafkah. Peserta yang mengikuti kegiatan ini berasal dari berbagai wilayah di Kota Yogyakarta dengan rentang usia yang beragam, mulai dari usia muda hingga lanjut usia, namun memiliki semangat yang sama untuk belajar membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.

Dalam setiap pertemuan, peserta mendapatkan pendampingan membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid, memperbaiki makharijul huruf, serta memperoleh motivasi agar terus istiqamah mempelajari Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Fatkur Rohman menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya dapat berbagi ilmu bersama para pengemudi ojek online yang memiliki semangat tinggi untuk belajar Al-Qur’an meskipun harus membagi waktu di sela-sela aktivitas mencari rezeki.

“Saya merasa bahagia dapat mendampingi dan berbagi ilmu dengan para sahabat ojek online. Di tengah kesibukan mencari nafkah untuk keluarga, mereka masih menyempatkan waktu untuk belajar Al-Qur’an. Semangat seperti inilah yang patut diapresiasi dan menjadi inspirasi bahwa tidak ada kata terlambat untuk belajar memperbaiki bacaan Al-Qur’an,” ujarnya.

Salah seorang peserta, Pak Edi, mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut secara rutin setiap hari Rabu. Menurutnya, selain membantu memperbaiki bacaan Al-Qur’an, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antar sesama pengemudi ojek online dari berbagai wilayah di Kota Yogyakarta.

“Setiap hari Rabu saya selalu berusaha hadir untuk belajar mengaji di sini. Alhamdulillah bacaan Al-Qur’an saya semakin baik, sekaligus bisa berkumpul dan saling menyemangati bersama teman-teman ojek online dari berbagai kemantren di Kota Yogyakarta. Semoga kegiatan ini terus berjalan dan semakin banyak teman-teman ojol yang ikut belajar,” ungkapnya.

Melalui keterlibatan dalam Majelis Ojol Mengaji, KUA Kemantren Mantrijeron terus mendukung penguatan literasi Al-Qur’an di tengah masyarakat melalui pendekatan yang inklusif dan menyentuh berbagai kalangan profesi. Diharapkan kegiatan ini semakin berkembang, menjangkau lebih banyak pengemudi ojek online, serta melahirkan pribadi-pribadi yang mencintai Al-Qur’an, menjadikannya pedoman hidup, dan mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. (FR)

Leave a Reply