Berita

Penyuluh KUA Mantrijeron Ajak Jamaah Menjaga Lisan di Kehidupan Nyata dan Media Sosial

Yogyakarta (Kemenag) — Penyuluh Agama Islam KUA Mantrijeron mengikuti Kajian Rutin Selasa Pagi Majelis Taklim (MT) Babul Jannah yang diselenggarakan di Masjid Babul Jannah, Selasa (14/7/2026). Kegiatan ini diikuti jamaah MT Babul Jannah dan masyarakat Mantrijeron sebagai upaya memperkuat nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam ceramahnya, Penyuluh Agama Islam KUA Mantrijeron Ustadz Karmin, S.Ag., M.Si. menekankan pentingnya menjaga lisan sebagai salah satu wujud akhlak mulia. Menurutnya, setiap muslim hendaknya berhati-hati dalam bertutur kata agar tidak menyakiti hati keluarga, saudara, tetangga, maupun orang lain.

“Menjaga lisan merupakan bagian dari akhlak seorang muslim. Jangan sampai ucapan kita melukai orang lain, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun melalui komentar di media sosial,” pesannya.

Sementara itu, Ketua MT Babul Jannah Ustadz Dwi Budi Utomo, S.P. berharap kajian rutin yang diselenggarakan setiap pekan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Semoga melalui kajian rutin MT Babul Jannah ini masyarakat semakin tercerahkan, memperoleh tambahan ilmu agama, serta termotivasi untuk berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik,” harapnya.

Melalui kegiatan pembinaan keagamaan seperti ini, KUA Mantrijeron terus mendorong terwujudnya masyarakat yang berakhlak mulia, bijak dalam berkomunikasi, serta mampu menghadirkan nilai-nilai Islam yang menyejukkan di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun ruang digital.(FR)