Penyuluh Kristen dan Katolik Kuatkan Iman, Rawat Kerukunan di Manna Kampus

Yogyakarta (Humas) — Penyuluh Agama Kristen dan Katolik Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta memberikan penguatan iman dan pelayanan keagamaan kepada karyawan dan karyawati bertempat di Manna Kampus Simanjuntak, Kota Yogyakarta, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan dan pendampingan rohani bagi umat sekaligus upaya memperkuat kehidupan iman, membangun kebersamaan, dan menghadirkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan kerja.
Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Kristen Zenny P. Tulandi menyampaikan Firman Tuhan yang diambil dari Mazmur 133:1, “Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!”
Pesan tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga kerukunan di tengah kehidupan bersama. Zenny mengajak seluruh karyawan dan karyawati untuk membangun komunikasi yang baik, saling menghargai, serta saling menguatkan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
Menurutnya, kerukunan bukan sekadar keadaan tanpa konflik, tetapi juga sikap untuk menghadirkan rasa saling menghormati, kepedulian, dan dukungan di antara sesama. Nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, damai, dan produktif.
Penguatan iman juga diarahkan agar nilai-nilai agama tidak berhenti pada kehidupan pribadi maupun aktivitas peribadatan. Nilai iman diharapkan hadir dalam sikap, perilaku, integritas, tanggung jawab, serta pelayanan kepada sesama di lingkungan kerja.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Para karyawan dan karyawati mengikuti penyampaian Firman Tuhan dengan baik serta diharapkan mampu mengimplementasikan pesan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai penutup, Penyuluh Agama Katolik Edelbertus Jara memimpin doa. Doa menjadi ungkapan syukur sekaligus permohonan agar seluruh karyawan dan karyawati senantiasa memperoleh kesehatan, kekuatan, penyertaan Tuhan, serta kemampuan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Melalui kegiatan tersebut, Penyuluh Agama Kristen dan Katolik Kemenag Kota Yogyakarta terus memperkuat pelayanan keagamaan yang menyentuh kehidupan umat secara langsung. Pendampingan tidak hanya diarahkan pada penguatan iman, tetapi juga pada pengamalan nilai kasih, toleransi, dan kerukunan dalam kehidupan bersama.
Dengan demikian, pembinaan keagamaan diharapkan semakin mendekatkan penyuluh dengan masyarakat binaan sekaligus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang rukun, harmonis, saling menghargai, dan penuh semangat kebersamaan.[zenny]



