Berita

Penyuluh Kemenag Kota Yogyakarta, Ujung Tombak Survei Kerukunan Umat Beragama 2026

Penyuluh Agama Kementerian Agama Kota Yogyakarta siap mengambil peran sebagai ujung tombak pengumpulan data masyarakat dalam Survei Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) Tahun 2026.
Kesiapan tersebut ditegaskan melalui Pembekalan/Coaching Enumerator Survei KUB 2026 Gelombang I yang digelar secara virtual, Selasa (6/10/2026). Kegiatan dibuka Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pembangunan Bidang Agama, M. Arfi Hakim.
Survei akan berlangsung 15 Oktober–15 November 2026 dengan target 5.730 responden di 34 provinsi. Sebagai enumerator, penyuluh bertugas mendatangi responden secara langsung, melakukan wawancara, dan mencatat jawaban apa adanya, tanpa mengarahkan maupun memengaruhi responden.
Bimbingan teknis oleh Haris Burhani dan Rosidin menekankan bahwa survei yang baik bukan sekadar menghasilkan angka, tetapi mampu memotret kondisi nyata di lapangan. Karena itu, integritas, objektivitas, etika, dan ketelitian enumerator menjadi kunci kualitas data.
Keterlibatan penyuluh menjadi wujud pelayanan berdampak. Penyuluh tidak hanya hadir memberikan bimbingan keagamaan, tetapi juga ikut memastikan suara masyarakat menjadi data yang valid sebagai pijakan penguatan kerukunan umat beragama.
Melalui peran tersebut, Penyuluh Kemenag Kota Yogyakarta turut berkontribusi menghadirkan kebijakan kerukunan yang lebih tepat sasaran, berbasis data, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.[ekoAW]

Leave a Reply