Penyuluh Katolik & Prodiakon Pringgolayan Berkolaborasi Mendampingi Wabin Di Rutan Kota Yogyakarta

Yogyakarta (Garakat), Penyuluh Agama Katolik Kankemenag Kota Yogyakarta berkolaborasi dengan Prodiakon dari Gereja Katolik Santo Paulus Pringgolayan melaksanakan pembinaan iman bagi Warga Binaan (Wabin) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Yogyakarta. Kegiatan pembinaan iman dikemas dalam suatu Ibadat Sabda yang dipimpin Bapak Jimmy seorang Prodiakon Gereja Pringgolayan. Acara tersebut dilaksanakan pada hari Selasa, 22/9/2026 dari pukul 09.00 – 11.00 Wib.
Inspiasi Sabda yang dibabacakan dan direnungkan hari ini dari Injil Yohanes 14:23-31a. Dalam renungannya Jimmy menyampaikan konteks Injil Yohanes yang mengisahkan tentang pesan perpisahan Yesus yang menguatkan hati para murid-Nya. Damai sejahtera Kutinggalkan bagi kamu karena itu jangan gelisah hatimu. Roh Kudus akan menghibur dan menguatkan meski hidup dalam dunia yang penuh dengan ketidakpastian. Untuk itu ada beberapa tips yang membuat kita tenang manakala masa depan kita terancam. Pertama, hidup itu suatu pilihan. Pilihan yang kita ambil sekarang memperngaruhi masa depan kita. Pendampingan, kehadiran kami coba membuka wawasan kita Bersama agar membuat pilihan yang tepat. Kedua, selalu ingat bahwa tubuh kita itu kenisah Roh Kudus. Kalua kita selalu ingat hal tersebut maka akan ada damai sejahtera meski hidup ditengah tekanan yang menhimpit. Ketiga, senantiasa datang kepada Tuhan sang sumber kehidupan dan membawa semua doa, harapan dan seluruh persoalan hidup kita kepada-Nya. Pembinaan iman tersebut diikuti oleh 20 peserta dengan rincian; 12 Wabin, 1 perwakilan MMK, 4 orang Timpel Prodiakon Paroki Pringgolayan, serta 3 Penyuluh Agama Katolik Kankemenag. (ej)



