Berita

Penyuluh Katolik Menjelaskan Peran Maria Dalam Sejarah Keselamatan Kepada Klien Di Bapas Yogyakarta

Yogyakarta (Garakat), Penyuluh Agama Katolik Kankemenag Kota Yogyakarta Edelbertus Jara, S. Fil., menjelaskan peran Maria dalam Sejarah keselamatan dunia dalam diri Yesus Kristus. Hal itu disampaikan pada sesi sharing pangalaman/diskusi pada acara pembinaan iman Kristiani di Bapas Yogyakarta pada Jumat, 13/3/2026 di Aula Grya Abhipraya Purbonegoro, Jl. Pangurakan No 1, Ngupasan, Gondomanan Kota Yogykarta.
Dalam Sejarah keselamatan dunia, Allah berinisiatif melalui Malaikat Gabriel memberi Kabar Gembira kepada Maria (Bdk. Luk 1:26-38); Peran Maria: Mengandung dan melahirkan Yesus (Bdk. Luk. 1:31), dan membesarkan Yesus dalam asuhan mereka (Bdk. Luk. 2:51-52); Berikutnya: Mukjizat pertama yakni Yesus merubah air menjadi anggur, di situ Maria menyampaikan kepada Yesus bahwa tuan pesta kehabisan anggur, meski Yesus menjawab saat-Ku belum tiba, Maria tidak membantah namun menyampaikan kepada pelayan-pelayan untuk mengikuti apa yang dikatakan Yesus. (Bdk. Yoh. 2:1-11); dan dalam situasi menjelang kematian ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihiNya disampingnya, berkatalah Ia kepada ibuNya: “ibu, inilah anakmu!” kemudian kata-Nya kepada murid-Nya: “Inilah ibumu!” Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya. (Bdk. Yoh. 19:25-27). Dalam tafsiran Gereja Katolik, Yohanes (Murid yang dikasihi Yesus) mewakili semua murid dan Gereja. Sehingga sejak saat itu sampai sekarang dan bahkan sampai masa yang akan datang Maria mendapat tempat khusus dalam Gereja Katolik yakni sebagai Bunda Gereja. Tidak ada Kristologi kalau tanpa Mariologi, hal itu disampaikan Edelbertus menanggapi pernyataan salah satu jemaat yang mengatakan saya tidak butuh Maria karena sudah menemukan Yesus.
Hadir pada acara tersebut sekitar 28 orang yakni dari Klien wajib lapor, Pegawai Bapas, Jemaat dari Yayasan Kasih El Shadday Yogyakarta, Penyuluh Agama Katolik & Kristen Protestan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul dan Penyuluh Agama Katolik & Kristen Protestan dari Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta. (ej)