Berita

Penyuluh Agama Tegalrejo Beri Bimbingan Agama di Manna Kampus, Angkat Hadits Bab Anjuran Memuji Makanan

Yogyakarta (KUA Tegalrejo) – Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) KUA Kecamatan Tegalrejo Kusmanto, S.Ag. menggelar bimbingan keagamaan untuk karyawan dan pengelola Manna Kampus, Kamis (10/9/2026).

Berbeda dari majelis taklim pada umumnya, bimbingan kali ini dilaksanakan langsung di lokasi usaha. Hal ini merupakan strategi dakwah inovatif dan kolaboratif agar pembinaan agama menyentuh para pekerja dan pelaku usaha.

Pada kesempatan ini, materi yang disampaikan adalah kajian Hadits Riyadhush Shalihin Bab Anjuran Memuji Makanan. Kitab ini dipilih karena sangat relevan dengan aktivitas sehari-hari di Manna Kampus sebagai salah satu penyedia makanan.

“Islam mengajarkan adab yang indah terkait makanan. Rasulullah SAW tidak pernah mencela makanan. Jika beliau suka, beliau memakannya. Jika tidak suka, beliau meninggalkannya tanpa mencela. Inilah akhlak mulia yang harus kita teladani, baik sebagai penjual maupun pembeli,” terang Penyuluh Agama Tegalrejo.

Dalam kajiannya, penyuluh menjelaskan Hadits dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah SAW tidak pernah mencela makanan sama sekali.

Hikmah yang ditekankan ada tiga:
1. Bagi Karyawan / Juru Masak: Memasak dengan niat ibadah, ikhlas, dan bersyukur atas rezeki bahan makanan.
2. Bagi Pengelola: Menjaga kualitas, kehalalan, dan tidak berlebihan dalam mempromosikan (tidak memuji berlebihan yang tidak sesuai fakta).
3. Bagi Konsumen: Membiasakan memuji makanan sebagai bentuk syukur kepada Allah dan menghargai yang memasak. Ucapan “Alhamdulillah, masakannya enak” adalah sedekah.

Para karyawan Manna Kampus tampak antusias mengikuti kajian singkat selama 30 menit sebelum jam operasional tersebut. Mereka mengaku baru mengetahui bahwa memuji makanan adalah bagian dari sunnah.

Kepala KUA Tegalrejo, H. Supasdi, S.Ag. mengapresiasi program ini sebagai wujud Penyuluh Inovatif, Kolaboratif, dan Inklusif. “Dakwah tidak harus menunggu di masjid. Kita datangi komunitas, warung, kampus, dan tempat usaha. Di Manna Kampus ini kita buktikan, ngaji bisa di mana saja, dan karyawan juga butuh siraman rohani,” ujarnya.

Manajemen Manna Kampus menyambut baik dan bersyukur kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin pekanan.

“Kami sangat berterima kasih. Kajian ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan etos kerja dan akhlak karyawan kami dalam melayani pelanggan,” ucap pengelola Manna Kampus.

Dengan program ini, KUA Tegalrejo berharap terwujud ekosistem kuliner yang tidak hanya halal secara produk, tetapi juga thayyib secara proses dan akhlak. (kus)

#PAIFTegalrejo #MannaKampus #RiyadhushShalihin #KulinerHalal #KemenagKotaYogyakarta

Leave a Reply