Penyuluh Agama KUA Mergangsan Pimpin Doa dalam Malam Pos Kamling Kemantren Mergangsan

Yogyakarta, 11 September 2026 — Penyuluh Agama Islam KUA Mergangsan, Ali Hafidh, mewakili Kepala KUA Mergangsan memimpin doa dalam acara Malam Pos Kamling (Kampas Kopling) Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta, yang digelar pada Jumat (11/9/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Poskamling RT 21, yang berada di sebelah utara Kantor KUA Mergangsan, Jalan Tohpati, Tamansiswa, Wirogunan, Yogyakarta. Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi. Ratusan warga hadir dan memenuhi jalan kampung hingga acara berlangsung menjelang tengah malam.
Kampas Kopling menjadi salah satu ruang kebersamaan antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam memperkuat keamanan serta ketertiban lingkungan. Selain sebagai sarana silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi wadah dialog untuk membahas berbagai persoalan kemasyarakatan yang berkembang di wilayah Kemantren Mergangsan.
Hadir mewakili Wali Kota Yogyakarta, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Yogyakarta, Agus Arif Nugroho. Turut hadir Ketua FKDM Kota Yogyakarta Bambang Joni Ismoyo, S.I.P., perwakilan Bakesbangpol, Satpol PP, Mantri Anom Mergangsan, Kapolsek, Danramil, Kepala Puskesmas, serta para lurah dari Wirogunan, Brontokusuman, dan Keparakan.
Kehadiran unsur masyarakat juga menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dalam menjaga keamanan lingkungan. Sejumlah elemen masyarakat turut hadir, di antaranya pengurus FKDM kelurahan, Pinituwa Tuwanggana Wirogunan, pengurus RT/RW, PKK, Karang Taruna, FKPM, DMI, perwakilan gereja, serta tokoh masyarakat setempat.
Lurah Wirogunan, Wahyu Mardyaning Ratri, S.E., menyambut baik pelaksanaan Kampas Kopling tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah yang efektif bagi warga untuk berdialog secara langsung dengan pemerintah dan unsur terkait sekaligus menyampaikan berbagai aspirasi.
“Agenda seperti ini penting karena warga dapat menyampaikan aspirasi secara langsung, terutama berkaitan dengan persoalan kemasyarakatan dan keamanan lingkungan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ali Hafidh yang mewakili Kepala KUA Mergangsan memimpin doa sebagai bagian dari rangkaian kegiatan. Doa menjadi momentum untuk memohon keberkahan, keselamatan, serta ketenteraman bagi seluruh masyarakat dan lingkungan Kemantren Mergangsan.
Kegiatan Kampas Kopling diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi dapat terus memperkuat komunikasi, kepedulian, dan gotong royong antara masyarakat dengan pemerintah serta unsur keamanan. Dengan sinergi tersebut, keamanan dan ketertiban lingkungan dapat dijaga secara bersama-sama. (ali)



