Penyuluh Agama KUA Danurejan Sampaikan Muhasabah di Masjid Mubarok Yogyakarta

Yogyakarta (KUA Danurejan) — Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Danurejan, H. Sujoko Suwono, S.Ag., M.S.I., menyampaikan tausiyah dalam pengajian rutin OBAMA (Obrolan Agama Malam Ahad) yang digelar di Masjid Mubarok, Jl. Tukangan No. 1, Danurejan, Yogyakarta, Sabtu (10/01/2026) malam pukul 20.00 WIB.
Dalam pengajian tersebut, Sujoko menyampaikan materi bertema muhasabah atau introspeksi diri dan mengajak jamaah untuk senantiasa melakukan evaluasi diri sebagai bekal meningkatkan kualitas iman dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Sujoko mengawali pemaparannya dengan membacakan QS. Al-Hasyr ayat 18, yang menegaskan pentingnya setiap insan memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk kehidupan akhirat. Ayat tersebut menjadi pengantar untuk mengajak jamaah memperbanyak istighfar atas segala dosa dan kekhilafan.
Sujoko menjelaskan bahwa Rasulullah SAW, meskipun ma’shum, tetap beristighfar sebanyak seratus kali dalam sehari sebagaimana diriwayatkan dalam HR. Muslim nomor 2702. Hal ini menjadi teladan bagi umat Islam agar tidak merasa cukup dengan amal yang telah dilakukan.
Lebih lanjut, Sujoko menekankan pentingnya istighfar yang dilakukan dari dalam batin seraya mengutip QS. Al-A’raf ayat 208 yang menegaskan bahwa hati harus senantiasa mengingat dan menyebut nama Allah. Istighfar dengan lisan relatif mudah dilakukan oleh siapa saja, namun istighfar dalam batin membutuhkan kesungguhan dan latihan spiritual yang lebih mendalam. “Ketika dalam batin terlintas selain nama Allah, maka segera istighfar dalam batin pula. Ini merupakan upaya membersihkan diri dengan iman,” ungkap Sujoko.
Sujoko menambahkan bahwa orang yang senantiasa membersihkan dirinya dengan iman termasuk golongan orang-orang yang beruntung, sebagaimana janji Allah dalam QS. Al-A’la ayat 14. Selain itu, istighfar memiliki banyak keutamaan, di antaranya mendatangkan rezeki sebagaimana disebutkan dalam QS. Nuh ayat 11–12 serta menghilangkan kesempitan hidup sebagaimana dijelaskan dalam QS. Hud ayat 3.
Pengajian berlangsung dengan khidmat dan diikuti antusias oleh para jamaah hingga akhir acara. (Jk)



