Penyuluh Agama KUA Danurejan Bimbing Warga Binaan Lapas Yogyakarta

Yogyakarta — Penyuluh Agama KUA Danurejan Yogyakarta, H. Sujoko Suwono, S.Ag., MSI, melaksanakan kegiatan pembinaan keagamaan bagi warga binaan (wabin) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Yogyakarta, Rabu (4/2/2026). Lapas Klas II A Yogyakarta sendiri berlokasi di Jl. Tamansiswa No. 6A, Yogyakarta.
Dalam pembinaan tersebut, Sujoko Suwono menyampaikan materi dzikir qolbu (dzikir hati atau batin). Ia menjelaskan bahwa orang yang cerdas menurut Al-Qur’an, sebagaimana disebutkan dalam QS. Ali Imran ayat 191, adalah mereka yang senantiasa mengingat Allah (dzikrullah) dalam setiap keadaan, baik saat berdiri, duduk, maupun berbaring. Artinya, dzikrullah tidak dibatasi oleh ruang dan waktu, melainkan dilakukan dalam hati dan batin kapan pun dan di mana pun.
“Dzikir itu tidak semata mengejar kuantitas, tetapi lebih mengutamakan kualitas agar benar-benar meresap di hati. Karena itu, yang diajak berdzikir adalah hati atau batin, bukan hanya lisan”, jelas Sujoko.
Pada sesi tanya jawab, salah satu wabin menanyakan bagaimana menyikapi munculnya berbagai lintasan pikiran dalam hati saat berdzikir. Menanggapi hal tersebut, Sujoko menerangkan bahwa ketika dalam dzikir batin muncul lintasan-lintasan, maka hati segera diajak untuk beristighfar.
“Batin manusia itu selalu dibolak-balik oleh Allah, maka batin harus sering diajak istighfar. Setiap ada lintasan dalam batin, segera diikuti dengan istighfar dalam batin pula”, ujar Sujoko.
Lebih lanjut Sujoko menjelaskan bahwa Allah menjanjikan keberuntungan bagi orang-orang yang berusaha membersihkan diri, lahir dan batin, dengan iman sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-A’la ayat 14. Oleh karena itu, Sujoko mengajak wabin untuk mempraktekkan metode dzikrullah dalam batin ini dengan sungguh-sungguh.
“Yang terpenting bukan semata-mata hasil yang ingin diraih, tetapi jihad atau usaha kesungguhan kita yang akan dinilai oleh Allah”, pungkas Sujoko. Orang yang masuk surga itu adalah orang yang telah nyata-nyata berjihad dan sabar seperti disebutkan dalam QS. Ali Imron ayat 142. (Jk).



