Berita

Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kota Yogyakarta Salurkan Bantuan Air Bersih bagi Warga Gunungkidul

Yogyakarta (Gara Kristen) – Wujudkan kepedulian melalui aksi nyata, Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta bersama penyuluh agama Kristen kabupaten/kota se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar Bakti Sosial Keagamaan dengan menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di wilayah Giripurwo, Purwosari, Gunungkidul, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di GKJ Panggang, Karangnongko RT 02/RW 06, Giripurwo, Purwosari, Gunungkidul, ini menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus implementasi pelayanan keagamaan yang hadir menjawab kebutuhan masyarakat. Bantuan air bersih diberikan sebagai respons atas kondisi musim kemarau berkepanjangan yang berdampak pada ketersediaan air bersih bagi warga.

Pembimas Kristen Kanwil Kementerian Agama DIY, Paulus Freddy Krissanjaya, menekankan pentingnya menghadirkan pelayanan keagamaan yang tidak hanya berfokus pada pembinaan rohani, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang membawa manfaat bagi jemaat dan masyarakat di sekitar tempat ibadah.

Dalam kegiatan ini, sebanyak 15 tangki air bersih disiapkan untuk disalurkan secara bertahap kepada masyarakat terdampak kekeringan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus meringankan beban mereka dalam menghadapi keterbatasan air bersih.

Keikutsertaan penyuluh agama Kristen Kemenag Kota  juga menjadi bentuk sinergi dalam memperkuat peran penyuluh sebagai pendamping masyarakat. Melalui kegiatan sosial ini, nilai-nilai keagamaan diterjemahkan menjadi tindakan konkret yang menumbuhkan kepedulian, solidaritas, dan kasih kepada sesama.

Bagi Kementerian Agama, pelayanan keagamaan memiliki dimensi yang luas, mencakup pembinaan spiritual sekaligus penguatan kepedulian sosial. Kehadiran penyuluh agama di tengah masyarakat diharapkan mampu membangun hubungan yang harmonis antara penyuluh, jemaat, dan lingkungan sekitar.

Melalui bakti sosial ini, bantuan air bersih tidak hanya diharapkan memberikan manfaat secara langsung bagi warga yang membutuhkan, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian antarsesama. Dengan demikian, pelayanan keagamaan semakin nyata dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Leave a Reply