Berita

Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kota Yogyakarta Hadiri Wisuda Warga Binaan Lapas Wirogunan

Yogyakarta (Humas) – Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta Oka Yuliani, S.Th.,  menghadiri dan memberikan pembinaan rohani dalam kegiatan Wisuda Warga Binaan Umat Kristiani yang diselenggarakan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Wirogunan, Kemantren Pakualaman, Kota Yogyakarta, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Tim KAMBIM (Tim Pengajar dan Pembina program Hidup Berakar, Bertumbuh, dan Berbuah di dalam Tuhan Yesus), Kepala Lapas Kelas IIA Wirogunan beserta jajaran, serta warga binaan umat Kristiani yang telah mengikuti proses pembinaan kerohanian.

Wisuda ini menjadi puncak dari rangkaian pembinaan rohani yang bertujuan membentuk karakter warga binaan agar memiliki hati yang mau diubahkan, dipulihkan, dan bertumbuh di dalam iman kepada Tuhan Yesus Kristus. Melalui proses pembinaan tersebut, diharapkan setiap warga binaan mampu menjalani kehidupan yang lebih baik, menjadi pribadi yang berkualitas, serta siap menjadi berkat bagi sesama ketika kembali ke tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala Lapas Kelas IIA Wirogunan mengajak seluruh warga binaan untuk terus membangun karakter yang baik melalui ketaatan terhadap aturan dan nilai-nilai keagamaan.

“Jadilah pribadi yang mau taat pada setiap aturan. Teruslah belajar agar menjadi pribadi yang taat kepada agama dan Tuhan sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih baik,” pesannya.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan Kementerian Agama Kota Yogyakarta menyampaikan pesan pembinaan rohani bahwa kasih karunia Allah merupakan anugerah yang harus diwujudkan melalui kehidupan yang berkenan kepada Tuhan.

“Kasih karunia Allah telah diberikan kepada kita. Karena itu, persembahkanlah hidup dengan karakter yang berkenan kepada-Nya. Pembaharuan dan pemulihan tidak akan terjadi apabila hati tidak memiliki respons untuk sungguh-sungguh bertobat,” disampaikan dalam pembinaan tersebut.

Kegiatan berlangsung dengan penuh sukacita dan menjadi momentum bagi para warga binaan untuk meneguhkan komitmen dalam menjalani kehidupan yang lebih baik. Wisuda bukan sekadar seremoni, melainkan simbol keberhasilan proses pembinaan spiritual yang telah mereka jalani.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kota Yogyakarta berharap seluruh warga binaan umat Kristiani di Lapas Kelas IIA Wirogunan memiliki hati yang terbuka untuk mengalami pertobatan yang sejati, sehingga pemulihan hidup dapat terwujud. Dengan bekal iman dan karakter yang kuat, mereka diharapkan mampu kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, bermanfaat bagi sesama, serta menjadi saksi kasih Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.[oka]

Leave a Reply