Penyuluh Agama Islam KUA Mergangsan Dampingi dan Edukasi CJH Cadangan Tahun 2025

Penyuluh Agama Islam KUA Mergangsan Dampingi dan Edukasi CJH Cadangan Tahun 2025
Yogyakarta — Dalam rangka memberikan layanan keagamaan yang informatif dan menenangkan, Penyuluh Agama Islam KUA Kemantren Mergangsan, Hari Purnomo, S.Pd., melaksanakan silaturahmi dan edukasi kepada calon jamaah haji (CJH) cadangan tahun 2025, Senin (5/12/2025).
Kegiatan ini dilaksanakan dengan mengunjungi langsung rumah para calon jamaah haji cadangan di wilayah Kemantren Mergangsan.
Melalui pendekatan personal, penyuluh menyampaikan informasi resmi dari Kementerian Haji dan Umrah secara jelas, terbuka, dan mudah dipahami oleh jamaah.
Dalam silaturahmi tersebut, Hari Purnomo menjelaskan makna dan konsekuensi dari status sebagai jamaah haji cadangan, termasuk penjelasan mengenai surat pernyataan kesediaan yang perlu ditandatangani.
Surat tersebut merupakan bentuk kesiapan jamaah apabila terdapat sisa kuota setelah proses pelunasan jamaah reguler pada tahap berikutnya.
Penyuluh juga menegaskan bahwa keberangkatan jamaah cadangan sangat bergantung pada ketersediaan kuota nasional, sehingga jamaah diharapkan memahami mekanisme ini dengan baik agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari.
Penjelasan disampaikan secara persuasif dan disertai dialog, sehingga jamaah dapat menerima informasi dengan tenang dan penuh kesadaran.
Selain edukasi administratif, kegiatan ini juga diisi dengan pendataan dan verifikasi jamaah, serta penguatan kesiapan fisik, mental, dan spiritual.
Jamaah diberikan motivasi agar tetap menjaga kesehatan, meluruskan niat, dan terus mempersiapkan diri sebagai tamu Allah, baik berangkat pada tahun ini maupun di tahun berikutnya.
Di Kemantren Mergangsan terdapat 15 calon jamaah haji cadangan, yang berasal dari Kelurahan Brontokusuman, Keparakan, dan Wirogunan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen KUA Mergangsan dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang responsif dan mendampingi masyarakat hingga ke tingkat keluarga.
Melalui kegiatan silaturahmi dan edukasi ini, diharapkan para calon jamaah haji cadangan memperoleh pemahaman yang utuh serta ketenangan dalam menyikapi proses penyelenggaraan ibadah haji sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (HP)



