Penyuluh Agama Islam KUA Kotagede Berikan Pelayanan Berdaya dan Berdampak di MT Nur Hidayah

Penyuluh Agama Islam KUA Kotagede, Empip Hapipah, S.H.I., terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan berdaya dan berdampak bagi masyarakat. Hal tersebut diwujudkan melalui pengisian kajian rutin pada Rabu, 11 Februari 2026, di Majelis Taklim Nur Hidayah, Mushola Nur Hidayah.
Majelis Taklim Nur Hidayah merupakan salah satu binaan tetap yang fokus pada upaya mengentaskan buta huruf Al-Qur’an, khususnya bagi kalangan lansia dan ibu-ibu muda. Dalam pelaksanaannya, pembelajaran dilakukan dengan metode privat dan tahsin, sehingga setiap peserta mendapatkan pendampingan sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya.
Empip Hapipah dalam bimbingannya menekankan pentingnya membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sesuai kaidah tajwid. Ia juga memberikan motivasi kepada para jamaah agar tidak merasa terlambat untuk belajar, karena menuntut ilmu, terlebih membaca Al-Qur’an, merupakan kewajiban sepanjang hayat.
“Belajar Al-Qur’an tidak mengenal usia. Semangat ibu-ibu semua adalah bukti bahwa keinginan untuk menjadi lebih baik selalu ada. InsyaAllah setiap huruf yang dibaca bernilai pahala,” tuturnya menyemangati peserta kajian.
Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari masyarakat, terlihat dari banyaknya jamaah yang hadir dan mengikuti pembelajaran dengan antusias. Takmir Mushola Nurul Hidayah juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan bimbingan yang diberikan, karena dinilai sangat membantu meningkatkan kemampuan baca Al-Qur’an jamaah.
Melalui program pembinaan yang berkelanjutan ini, KUA Kotagede berharap dapat terus menghadirkan penyuluh agama yang tidak hanya memberikan materi, tetapi juga membangun keberdayaan umat, khususnya dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an di tengah masyarakat.[empip]



