Penyuluh Agama Gedongtengen Dampingi PPKS BRSBKL Melalui Dzikir dan Persiapan Ramadan

Yogyakarta — Penyuluh Agama Islam KUA Gedongtengen, Samsul Ma’arif, melaksanakan kegiatan pendampingan keagamaan bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Balai Rehabilitasi Sosial Bina Karya dan Laras (BRSBKL) pada Senin, 26 Januari 2026.
Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan dengan pendekatan emosional dan spiritual guna menguatkan kondisi batin para PPKS. Acara diawali dengan dzikir bersama dan pembacaan Asmaul Husna, yang berlangsung khidmat dan penuh ketenangan. Melalui lantunan dzikir dan nama-nama indah Allah SWT tersebut, para peserta diajak untuk menenangkan hati, menumbuhkan harapan, serta memperkuat keyakinan diri.
Selanjutnya, Samsul Ma’arif menyampaikan materi seputar persiapan menyambut bulan suci Ramadan. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya mempersiapkan diri sejak dini, tidak hanya secara fisik tetapi juga spiritual dan mental. Ramadan dipandang sebagai momentum terbaik untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik, menata hati, memperbaiki niat, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Ramadan adalah bulan penuh berkah dan ampunan. Mari kita jadikan hati kita sebagai tempat yang baik dan layak untuk menerima keberkahan tersebut,” ungkap Samsul Ma’arif di hadapan para PPKS.
Pendampingan ini diharapkan mampu memberikan penguatan ruhani, semangat hidup, serta optimisme bagi para PPKS, sehingga mereka dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang, positif, dan penuh harapan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen penyuluh agama dalam menghadirkan layanan keagamaan yang inklusif dan menyentuh langsung kelompok rentan di masyarakat.[sams]



