Penghulu KUA Mergangsan Bekali Mahasiswa PKL UIN dengan Dinamika Kepenghuluan Modern

Yogyakarta — Dinamika persoalan pernikahan di tengah masyarakat menjadi bahasan menarik dalam pembekalan mahasiswa Praktik Kuliah Lapangan (PKL) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta di Balai Nikah KUA Kemantren Mergangsan, Kamis (7/5/2026).
Materi disampaikan langsung oleh Penghulu KUA Mergangsan, Muhammad Okto Vahrezi, S.H., dalam sesi yang berlangsung pukul 09.30–11.30 WIB. Kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi bagi mahasiswa untuk memahami praktik kepenghuluan secara komprehensif, mulai dari aspek regulasi hingga problematika sosial yang berkembang di masyarakat.
Dalam paparannya, penghulu menjelaskan dasar hukum perkawinan, alur dan prosedur pencatatan nikah, syarat dan tata cara pernikahan, hingga regulasi pencatatan pernikahan di Indonesia. Selain itu, mahasiswa juga diajak menelusuri perkembangan pelayanan kepenghuluan dari masa ke masa hingga transformasi pelayanan publik di era modern.
Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif dipandu moderator, Penyuluh Agama Islam KUA Mergangsan, Hari Purnomo, S.Pd. Berbagai persoalan riil yang kerap muncul di tengah masyarakat turut mengemuka dalam forum tersebut, di antaranya kasus pasangan yang telah hamil sebelum menikah, pemalsuan data administrasi, hingga ketidakjujuran status calon pengantin.
Menanggapi berbagai persoalan tersebut, Muhammad Okto Vahrezi menegaskan pentingnya kejujuran dalam administrasi pernikahan sebagai pondasi terciptanya tertib hukum dan perlindungan hak pasangan suami istri. Ia juga menjelaskan posisi Kompilasi Hukum Islam (KHI) sebagai instrumen hukum yang hadir untuk menjaga kemaslahatan umat Islam di Indonesia.
“Penghulu bukan hanya mencatat pernikahan, tetapi juga memastikan proses berjalan sesuai aturan dan nilai kemaslahatan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis mengenai tugas dan fungsi penghulu, tetapi juga mendapatkan gambaran nyata tentang kompleksitas persoalan pernikahan yang dihadapi di lapangan. Pembekalan tersebut diharapkan menjadi bekal pengalaman sekaligus wawasan praktis bagi mahasiswa sebelum terjun langsung ke masyarakat. (HP)



