Berita

Noor Hanifah, Siswi MAN 1 Yogyakarta raih Excellent Predicate Short Course UNICEF

MAN 1 Yogyakarta

Yogyakarta (MAN 1 YK) — Bijak memanfaatkan waktu dan teknologi, menjadi faktor penunjang kesuksesan seseorang dalam meraih prestasi di berbagai bidang, pada era digital saat ini. Seperti yang dibuktikan oleh Noor Hanifah Arrosyid, siswi kelas X Bahasa-Budaya MAN 1 Yogyakarta. Siswi yang akrab disapa Hanifah itu, baru-baru ini, berhasil meraih predikat Excellent dala ajang Short course about children and climate change yang diselenggarakan oleh UN CC: Learn (The one UN Climate Change Learning Partnership), United Nations Institute for Training and Research(UNITAR) ; UNICEF.

Hanifah menuturkan, progam tersebut merupakan kursus online dengan mengangkat tema-tema seperti cities and climate change, inducators for an inclusive green economy, integrating climate change in UNICEF’s planning and program, dan sebagainya.

Ungkapnya, sejumlah tahapan telah ia lalui, tahap pertama adalah pendaftaran dan pembuatan akun / registasi. Kemudian memilih tema apa yang ingin dipelajari. Setelah memilih tema, dapat memulai kursus dengan acara: Kegiatan yang pertama adalah listening atau mendengarkan penjelasan pihak unicef mengenai anak anak dan perubahan iklim.

Kemudian yang kedua adalah reading atau membaca materi yang sudah disediakan secara lengkap, dan yang terakhir adalah test yang bertujuan mengetahui seberapa paham untuk mendapatkan nilai akhir. Jika ingin mendapatkan sertifikat, nilai akhir harus lebih dari 70.

“Kegiatan yang menarik bagi saya adalah bagian listening-nya, karena pembelajarannya interaktif dan menjadi satu tantangan bagi saya untuk mengerti serta memahami apa yang disampaikan, karena dalam pembelajaran sepenuhnya menggunakan bahasa asing,” ujarnya, Selasa(17/08/2021) sore.

Ungkapnya, yang memotivasi dia untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini, karena ingin membuat waktunya lebih berguna dan tidak terbuang hanya untuk bermain Hand phone.

“Saya tertarik mendalami masalah tentang anak-anak karena saya ingin menjadi duta UNICEF Indonesia,” ucap siswi kelahiran Sleman, 8 Agustus 2005, dari pasangan Muhammad Harun Arrasyid dan ibu Wahyuningsih itu.

“Setelah kegiatan ini selesai, saya mendapat akses untuk mengikuti lebih banyak kursus dengan beragam tema yang pastinya diselenggarakan oleh United Nations/PBB,” Imbuh siswi, yang sebelumnya meraih dua penghargaan sekaligus pada lomba cipta puisi tingkat nasional, yang diselenggarakan IDN Creation, Ahad (25/07/2021) kemarin. (dzl)

Satu Komentar

  1. MAN I YK Tetap Jaya, unggul terpercaya dan tiada duanya. Pertahankan mendunia.

Back to top button