Murid MAN 1 Yogyakarta Kenali Budaya Pesisir Bali di Pantai Jimbaran

Bali (MAN 1 Yogya) – Rangkaian kegiatan Studi Budaya hari ke-3 kelas XI MAN 1 Yogyakarta di Bali dilanjutkan dengan kunjungan ke Pantai Jimbaran. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi murid untuk mengenal kehidupan masyarakat pesisir serta kearifan lokal yang tumbuh di wilayah pantai Bali.
Pantai Jimbaran dikenal sebagai kawasan pesisir yang erat dengan aktivitas nelayan tradisional. Kehidupan masyarakat Jimbaran mencerminkan hubungan yang harmonis antara manusia dan alam laut, yang menjadi bagian penting dari identitas budaya Bali. Melalui kunjungan ini, murid diajak mengamati langsung aktivitas sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat pesisir.
Di sela-sela menikmati alam pantai, rombongan dari MAN 1 Yogyakarta dihibur oleh pertunjukan musik dari pantai Jimbaran. Tampak para murid menikmati musik dengan suka cita. Beberapa murid bahkan ikut ke panggung menyumbangkan lagu.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pembelajaran di Pantai Jimbaran memberi pengalaman yang bermakna bagi murid. “Pantai Jimbaran mengajarkan nilai kerja keras, kebersamaan, dan kearifan lokal masyarakat pesisir. Murid belajar bahwa budaya juga tumbuh dari cara manusia berinteraksi dan menjaga alam sekitarnya,” ungkap Edi.

Selain kearifan lokal, di Jimbaran, murid juga belajar tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan pantai. Nilai-nilai tanggung jawab dan kepedulian terhadap alam menjadi bagian dari pembelajaran karakter yang diperoleh selama kegiatan.
Ketua Studi Budaya MAN 1 Yogyakarta, Epa Wira Darmawan, S.Pd., menambahkan bahwa Pantai Jimbaran merupakan ruang belajar yang relevan bagi murid. “Melalui pengamatan langsung di Pantai Jimbaran, murid dapat memahami budaya pesisir secara nyata. Mereka belajar menghargai tradisi lokal sekaligus menyadari pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan,” jelas Epa.
Kunjungan ke Pantai Jimbaran diharapkan dapat memperkaya wawasan budaya murid MAN 1 Yogyakarta serta menumbuhkan sikap peduli terhadap lingkungan dan kearifan lokal sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia. (luf)



