Murid MAN 1 Yogyakarta Berhasil Raih Juara 2 dalam Lomba Muhadhoroh Arobiyyah

Yogyakarta (MAN 1 Yogyakarta) – Murid MAN 1 Yogyakarta bernama Luqman Hakim dari kelas XA berhasil meraih juara dua dalam lomba Muhadhoroh Arobiyyah yang diselenggarakan oleh Islamic Center Bin Baz (ICBB) Yogyakarta. Kegiatan lomba dilaksanakan di Islamic Center Bin Baz (ICBB) yang terbagi menjadi tiga babak, yaitu babak penyisihan secara online, semifinal dan juga final yang terjadi pada tangga 5, 12, 16 Januari 2026.
“Pemuda Peduli Budaya: Lestari Islam Memberi Arti” menjadi tema acara dalam perayaan lomba muhadhoroh ini yang berfokus pada keterkaitan remaja yang senantiasa menjaga kelestarian budaya dan kesatuan melalui pidato berbahasa Arab. Masing-masing babak memiliki tema yang berbeda-beda sehingga peserta lomba sedikit kesusahan dalam menghafal teks pidato yang panjang.
“Di saat pendaftaran lomba kemarin saya hampir tidak jadi mendaftar dikarenakan oleh jadwal pendaftaran yang sudah hampir tutup di tanggal 5. Lalu saya meminta saran dan motivasi dari teman-teman. Akhirnya saya jadi mendaftar dan dari babak penyisihan hingga final itu berbeda tema sehingga saya harus menghafal tiga materi yang agak panjang sekitar 2 sampai 3 halaman untuk satu temanya dan alhamdulillah saya bisa menempuhnya dan tentu dengan support oleh guru dan keluarga,” ungkap Luqman saat sesi wawancara.
Pada waktu persiapan lomba, Luqman juga mendapat tantangan dalam proses persiapan. Luqman mengaku jika terlalu banyak memegang handphone yang akhirnya membuatnya kurang maksimal untuk persiapan lomba. “Saya terlalu banyak memegang gawai dan akhirnya kurang maksimal untuk persiapan nya,” ucap Luqman saat wawancara. Namun, tekadnya yang kuat dan dukungan dari orang sekitar, akhirnya bisa membawanya menjadi juara dalam perlombaan.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa bangganya atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi Luqman menjadi bukti bahwa keberanian untuk mencoba adalah langkah awal menuju keberhasilan.
“Kami bangga dengan perjuangan Luqman. Prestasi ini mengajarkan bahwa jangan takut mencoba, meskipun merasa belum siap. Ketekunan, doa, dan kemauan untuk terus belajar akan membawa hasil. Semoga ini menjadi penyemangat bagi murid-murid lain untuk berani melangkah dan mengembangkan potensi terbaiknya,” ujar Edi.
Luqman merasa senang atas keberhasilannya dalam perlombaan muhadhoroh. Ia juga menitipkan beberapa pesan motivasi yang ingin disampaikan kepada teman teman MAN 1 Yogyakarta. “Pelajarilah bahasa Arab karena itu sangat penting untuk kita memahami Al-Qur’an hadist dan lain lainnya yang berkaitan dengan agama. Maka pelajarilah bahasa Arab. Ambisi tanpa aksi itu adalah mimpi dan ambisi dengan aksi itu adalah prestasi,” tutur Luqman. (mhz)



