Berita

Menjaga Asa di Balik Jeruji, Penyuluh Kemenag Yogyakarta Hadir Menguatkan

Yogyakarta (KUA Wirobrajan) — Di balik jeruji, harapan tetap memiliki ruang untuk tumbuh. Melalui bimbingan keagamaan, Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Yogyakarta terus hadir mendampingi warga binaan Rutan Kelas IIA Yogyakarta, Senin (5/10/2026).

Kegiatan pembinaan diawali dengan hafalan surat-surat pendek, dilanjutkan privat Iqra dan tahsin Al-Qur’an. Suasana pembelajaran berlangsung khidmat dan penuh perhatian. Kegiatan kemudian ditutup dengan kultum dan doa yang disampaikan Penyuluh Agama Islam, Eko Agus Wibowo.

Dalam kultumnya, Eko mengajak warga binaan untuk terus memegang prinsip “Tekun, Teken, Tekan” sebagai bekal dalam menjalani proses kehidupan. Menurutnya, hidayah Islam dan rezeki yang cukup merupakan karunia Allah yang patut disyukuri. Namun, rasa syukur juga perlu diwujudkan melalui ikhtiar, termasuk berusaha mencari rezeki dengan cara yang baik dan diridai Allah.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa masa pembinaan bukan akhir dari perjalanan. Justru, di dalamnya terdapat kesempatan untuk belajar, memperbaiki diri, dan menyiapkan langkah baru ketika kembali ke tengah masyarakat.

Didampingi Heri dan Mustofa, kegiatan berlangsung sebagai ruang penguatan spiritual sekaligus membangun optimisme warga binaan. Heri menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi serta pengabdian para penyuluh yang secara konsisten mendampingi warga binaan melalui pembinaan keagamaan.

Kehadiran penyuluh tidak sekadar menyampaikan materi agama. Lebih dari itu, menjadi teman dalam proses perubahan—mengingatkan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berbenah dan menata kembali masa depan.

Terus belajar, terus berbenah, dan jangan kehilangan asa. Bersama Al-Qur’an, harapan selalu menemukan jalan.[ekoAW]