Mengenang Soedirman di Panti Rapih, Penyuluh KUA Wirobrajan Teguhkan Semangat Pengabdian

Semangat melayani terus diwujudkan Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan, Eko Agus Wibowo, melalui layanan bimbingan doa dan pendampingan spiritual bagi pasien dan keluarga di Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta, Jumat (14/8/2026).
Bertempat di Bangsal Maria Yosep, Eko memberikan penguatan spiritual kepada pasien dan keluarga melalui doa, motivasi, serta pendampingan agar tetap kuat, sabar, dan berserah diri kepada Allah dalam menghadapi masa perawatan.
Di sela pelayanan, Eko menyempatkan diri melihat prasasti Rumah Nan Bahagia yang berada di lingkungan Panti Rapih. Prasasti tersebut mengabadikan ungkapan terima kasih atas pelayanan Panti Rapih kepada para pejuang, termasuk Panglima Besar Jenderal Soedirman yang pernah mendapatkan perawatan di tempat tersebut.
Tulisan pada prasasti itu menjadi pengingat tentang keteguhan perjuangan Jenderal Soedirman. Bahkan dalam kondisi sakit, semangat pengabdian dan perjuangannya untuk bangsa tetap menyala.
“Melihat kembali jejak perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman di Panti Rapih menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mengabdi dan melayani. Beliau mengajarkan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berjuang,” ujar Eko.
Menurutnya, pelayanan kepada pasien bukan sekadar memberikan pendampingan, tetapi juga menghadirkan ketenangan, harapan, dan kekuatan spiritual bagi mereka yang sedang menghadapi ujian.
Semangat perjuangan Jenderal Soedirman pun menjadi inspirasi bagi Penyuluh Agama Islam untuk terus hadir di tengah masyarakat. Jika para pejuang dahulu berjuang mempertahankan kemerdekaan, maka hari ini semangat perjuangan diwujudkan dengan memberikan pelayanan terbaik, menguatkan sesama, dan menghadirkan nilai-nilai agama yang menenteramkan.[ekoAW]



