Berita

Menembus Batas Usia, Lansia Antusias Belajar AI dan Dakwah Digital

Yogyakarta (KUA Wirobrajan) – Semangat belajar dan berdakwah tanpa mengenal usia tampak dalam kegiatan kajian yang diselenggarakan di Day Care Lansia PRA Karang Kajen pada Jumat (29/5/2026). Kegiatan tersebut diisi oleh Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan, Berlin Sunardi, S.Pd., dengan mengangkat tema “Gadget untuk Lansia: Bijak Menggunakan Handphone dan Media Sosial.”

Dalam kesempatan tersebut, Berlin Sunardi mengajak para peserta lanjut usia untuk memanfaatkan teknologi digital secara positif dan produktif. Menurutnya, telepon pintar dan media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga dapat menjadi media untuk menambah wawasan keagamaan, mempererat silaturahmi, serta menyebarkan pesan-pesan kebaikan kepada masyarakat.

“Teknologi dapat menjadi sarana dakwah yang mudah dan bermanfaat apabila digunakan dengan bijak. Melalui gawai yang dimiliki, para lansia tetap bisa belajar, berbagi inspirasi, dan menyampaikan pesan-pesan keagamaan kepada keluarga maupun lingkungan sekitar,” ungkap Berlin.

Selain memberikan pemahaman mengenai literasi digital dan etika bermedia sosial, Berlin juga memperkenalkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang dapat membantu dalam pembuatan konten dakwah sederhana. Para peserta tampak antusias mengikuti praktik penggunaan teknologi tersebut untuk membuat poster dakwah yang menarik dan mudah dibagikan melalui WhatsApp maupun media sosial lainnya.

Dengan pendampingan yang sabar dan interaktif, para lansia berhasil menghasilkan karya sederhana berupa poster berisi pesan-pesan keagamaan dan motivasi. Kegiatan ini memberikan pengalaman baru sekaligus meningkatkan kepercayaan diri para peserta dalam memanfaatkan teknologi digital.

Antusiasme peserta menunjukkan bahwa semangat belajar tidak pernah mengenal batas usia. Para lansia mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian, aktif bertanya, dan bersemangat mencoba berbagai fitur yang diperkenalkan selama pelatihan.

Melalui kegiatan ini, KUA Wirobrajan terus berkomitmen menghadirkan layanan penyuluhan yang inklusif dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Kehadiran program literasi digital bagi lansia menjadi salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, produktif, dan bernilai dakwah.

Kegiatan tersebut sekaligus membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk terus belajar, berkarya, dan menyebarkan kebaikan. Dengan dukungan teknologi, para lansia tetap dapat berkontribusi dalam dakwah digital serta menjadi inspirasi bagi generasi lainnya untuk terus menuntut ilmu sepanjang hayat. (BS)

Leave a Reply