Berita

Melalui Layanan Publik Prima, Kankemenag Kota Yogyakarta Perkuat Harmoni dan Kerukunan di Baciro

Yogyakarta (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta melalui Analis Kerukunan Umat Beragama, Zahara Emilya Girsang, S.Ag., terus berkomitmen memberikan layanan publik yang prima dalam menjaga dan memperkuat kerukunan umat beragama di Kota Yogyakarta. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kehadiran dalam kegiatan silaturahmi dan sosialisasi rencana pembangunan gereja yang diselenggarakan oleh jemaat Saksi-Saksi Yehuwa di Kelurahan Baciro, Kemantren Gondokusuman, Rabu (16/7/2025).

Kegiatan yang dilaksanakan di luar hari dan jam kerja tersebut merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi, keterbukaan informasi, serta memperkuat hubungan harmonis antara masyarakat, pemerintah, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kemantren (Forkompimtren) dalam menyikapi rencana pembangunan rumah ibadah.

Sosialisasi dihadiri oleh Mantri Pamong Praja Kemantren Gondokusuman, Danramil Gondokusuman beserta Babinsa Kelurahan Baciro, Kapolsek Gondokusuman beserta Bhabinkamtibmas Kelurahan Baciro, Kepala KUA Gondokusuman, Lurah Baciro beserta jajaran, Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, perwakilan Kristen Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Yogyakarta, Ketua LPMK Kelurahan Baciro, Ketua Kampung Danukusuman, petugas BKO Keamanan dan Trantib Kelurahan Baciro, para Ketua RT/RW, serta warga RT 16, RT 17, dan RT 18 RW 05 Danukusuman.

Dalam kegiatan tersebut, Zahara Emilya Girsang hadir bersama Koordinator Penyuluh Agama Kristen Kota Yogyakarta, Tri Didik Wibowo Adi, S.PAK., M.Th., beserta tim penyuluh agama Kristen. Kehadiran Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta merupakan wujud pelayanan publik yang mengedepankan dialog, pendampingan, serta penguatan moderasi beragama dalam setiap dinamika kehidupan masyarakat.

Melalui forum sosialisasi tersebut, seluruh peserta memperoleh informasi mengenai rencana pembangunan gereja sekaligus berdiskusi secara terbuka dalam suasana yang kondusif, penuh rasa saling menghormati, dan mengedepankan semangat musyawarah. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat serta menjaga iklim kerukunan antarumat beragama di wilayah Kelurahan Baciro.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga dalam mewujudkan kehidupan bermasyarakat yang harmonis. Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta akan terus berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang profesional, responsif, dan humanis sebagai bagian dari upaya merawat kerukunan umat beragama di Kota Yogyakarta. [Ara]