Berita

Mansa Journalist Hadirkan Konten Kreator Alumni MAN 1 Yogyakarta

Yogyakarta (MAN 1 Yogya) — Salah satu organisasi bidang di MAN 1 Yogyakarta yaitu  Mansa Journalist kembali mengadakan workshop Jourspace #2 dengan tema “Capture Reality, Designing the Story”, salah satu bisang workshop ini adalah sinematografi.

Terdapat empat bidang pada workshop kali ini, yaitu mengenai Redaksi, Layout, dan Sinematografi. Workshop ini merupakan program kerja yang diadakan setiap tahunnya oleh Major dan tunjuan bertujuan memberikan pembekalan bagi anggota Mansa Journalist—salah satunya untuk divisi Fotografi & Videografi. Mereka diberikan materi tentang sinematografi oleh dua narasumber, salah satunya yaitu Muhammad Hanif.

Muhammad Hanif atau kerap disebut Hanif merupakan seorang Videografer dan Video Editor yang fokus pada pembuatan konten media sosial dengan gaya visual yang dinamis. Spesialis dalam teknik speed ramp dan full effect, Hanif dikenal dengan kemampuannya membuat video yang tidak hanya estetik, tetapi juga menarik dan anti-membosankan menggunakan software seperti Adobe After Effects dan Premiere Pro.

Memiliki jam terbang tinggi sebagai freelancer untuk berbagai proyek after movie, Hanif juga berpengalaman memegang peran krusial di divisi PDD (Panitia, Dekorasi, Dokumentasi) di berbagai kepanitiaan sejak SMA hingga kuliah di Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Salah satu karya portofolionya adalah proyek video angkatan “Alnesa 25”. Konsistensi dan kualitas karyanya juga membawa dia dipercaya untuk menerima endorsement dari brand audio international, Saramonic dan juga pernah mendapat tawaran kolaborasi endorsement produk lighting inbex.

Didorong oleh misi untuk berbagi ilmu, Hanif aktif berbagi ilmu tentang video melalui akun Instagram @hanif_hehe dengan jumlah followers 26,2K. Selain itu, Hanif juga aktif membuat konten edukasi dan pernah membuka kelas khusus untuk membahas teknik speed ramp bagi pemula. Ia percaya bahwa skill dalam membuat konten visual yang menarik harus disebarluaskan untuk membantu kreator/orang lain untuk berkembang.

Dengan segala pengalaman Hanif maka dari itu Mansa Journalist mempercayai dia untuk menjadi narasumber workshop sinematografi tahun ini. Workshop sinematografi ini berlangsung selama empat pertemuan dan dua pertemuan awal diisi oleh Muhammad Hanif. Pada pertemuan pertama dilangsungkan pada Kamis (22/01/2026), pertemuan pertama ini para peserta diajak untuk membedah beberapa komposisi, angle, dan shot size dengan mengambil contoh dari film-film barat maupun dari karyanya sendiri. Peserta juga diajak untuk menyaksikan video “angkatan Alnesa 25” yang dapat menginspirasi peserta dalam pengambilan gambar dalam sinematografi.

Di hari kedua peserta workshop mengerjakan pre-test yang sudah disiapkan oleh Kak Hanif sebelum masuk ke materi selanjutnya guna mengasah pengetahuan peserta tentang materi sinematografi. Kemudian mereka juga diberikan materi terkait tahap-tahap editing serta color grading agar membuat tampilan gambar dan video lebih menarik untuk dilihat, penyesuaian audio dengan genre film/video yang sangat berguna bagi sinematografi, dan teknik-teknik cut video yang membuat para penonton bisa lebih merasakan dan masuk ke dalam film tersebut.

Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., memberikan arahan dan apresiasi atas terselenggaranya workshop tersebut. Ia menekankan pentingnya pengembangan kreativitas murid di bidang jurnalistik dan sinematografi sebagai bekal keterampilan abad ke-21. “Melalui kegiatan seperti ini, murid tidak hanya diasah kemampuan teknisnya, tetapi juga kepekaan visual, daya pikir kritis, serta kemampuan bercerita secara bertanggung jawab. Saya berharap Mansa Journalist terus melahirkan karya-karya kreatif yang positif dan bermanfaat,” ungkapnya. (aem)

Leave a Reply