Manasik Haji Ceria, KUA Ngampilan Tanamkan Nilai Religius Sejak Dini

YOGYAKARTA – Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Ngampilan menjalin kerja sama strategis dengan TK ABA Pertiwi Gendingan, Kelurahan Notoprajan, dalam menyelenggarakan kegiatan peragaan Manasik Haji bagi siswa-siswi taman kanak-kanak, Rabu (29/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat namun tetap ceria ini diawali dari Masjid Pertiwi, dilanjutkan ke halaman Kemantren Ngampilan, hingga berakhir di Ruang Terbuka Hijau Publik (RTHP) Gendingan. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap rangkaian simulasi ibadah haji dengan mengenakan pakaian ihram serba putih.
Kepala KUA Ngampilan, H. Anas Yusuf, S.Sos.I, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program edukasi keagamaan lintas sektor. “Kami ingin menghadirkan pemahaman yang menyenangkan tentang ibadah haji. Tidak hanya teori, tetapi anak-anak juga mempraktikkan langsung tahapan seperti tawaf, sa’i, hingga wukuf secara sederhana,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, para penyuluh agama KUA Ngampilan yakni Hj. Janti Ristiani, S.Ag., Hartatik, S.Pd., S.H., Siti Rohimah, S.Ag., dan Wintolo, S.Ag., bersama Penghulu M. Zimamul Wafi, S.H., serta Takmir Masjid Pertiwi H. Ahmad Zsenuri, S.H., bertindak sebagai pembimbing teknis. Dengan menggunakan replika Ka’bah yang disiapkan pihak sekolah, anak-anak diajak mengelilingi Ka’bah (tawaf) sambil melantunkan kalimat talbiyah yang menggema di lokasi kegiatan.
Kepala TK ABA Pertiwi, Ami Ristiani, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas pendampingan dari KUA Ngampilan. Ia menilai kegiatan ini sangat membantu guru dalam menyampaikan materi pendidikan agama secara lebih konkret dan menarik.
“Anak-anak sangat bersemangat. Melalui praktik langsung seperti ini, pemahaman mereka tentang ibadah haji akan lebih membekas. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dalam program keagamaan lainnya,” ungkapnya.
Para orang tua siswa yang turut hadir juga memberikan respons positif. Mereka menilai kegiatan ini efektif dalam membangun karakter religius sekaligus memberikan pengalaman spiritual yang berkesan sejak usia dini.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pengurus Majelis PAUD Dikdas Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Serangan, Hj. Ninda Nur Fitri dan Ibu Titik.
Melalui kolaborasi ini, KUA Ngampilan kembali menegaskan perannya tidak hanya dalam layanan administrasi keagamaan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam penguatan literasi dan pendidikan keagamaan bagi masyarakat, termasuk anak-anak usia dini. (janti)



