MAN PK MAN 1 Yogyakarta Gelar Program “Tarkiz Kalam” bersama Markaz Arabiyah Pare

Yogyakarta (MAN 1 Yogya) – MAN 1 Yogyakarta terus berupaya memperkuat program unggulan di bidang kebahasaan MAN Program Keagamaan (MAN PK). Upaya ini diwujudkan melalui kegiatan Penguatan Bahasa Arab bertajuk “Tarkiz Kalam” yang bekerja sama dengan Lembaga Bahasa Markaz Arabiyah Pare, Kediri.
Tarkiz Kalam merupakan program penguatan bahasa Arab yang dirancang khusus untuk meningkatkan kemampuan berbicara (maharah kalam) murid-murid MAN PK secara aktif dan komunikatif. Program ini dilaksanakan selama dua pekan, mulai 19 Januari hingga 3 Februari 2026, dan diikuti oleh murid kelas X dan XI MAN PK putra dan putri.
Program Tarkiz Kalam merupakan bagian dari roadshow Markaz Arabiyah yang berfokus pada penguatan keterampilan berbicara bahasa Arab (maharah kalam) secara intensif. Pembelajaran dilaksanakan selama 5 jam setiap hari, yang terbagi atas 3 jam pagi, 1 jam sore, dan 1 jam malam, sehingga memberikan ruang latihan yang cukup dan berkelanjutan bagi murid-murid.
Kepala MAN 1 Yogyakarta Edi Triyanto, S. Ag., S. Pd., M. Pd.menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk ikhtiar madrasah dalam menciptakan lingkungan bahasa yang hidup dan komunikatif. Edi mengatakan program Tarkiz Kalam ini kami hadirkan untuk memberikan penguatan nyata pada kemampuan berbicara bahasa Arab murid MAN PK. “Kerja sama dengan Markaz Arabiyah yang telah berpengalaman dan tersertifikasi internasional diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Arab di madrasah kami,” ungkap Edi.

Selama kegiatan berlangsung, murid mendapatkan materi yang meliputi hiwar, tazwid mufrodat, takbirot, serta Arabic performance seperti khitobah, rois baramij, sardul qishoh, dan munadzoroh. Seluruh materi disampaikan dengan metode yang aktif dan menyenangkan melalui permainan bahasa, bernyanyi, bermain peran, serta praktik komunikasi langsung.
Kepala Unit MAN PK Latifah Rahmawati, S. Ag., M. Pd. menambahkan bahwa pendekatan pembelajaran yang komunikatif membuat murid lebih berani dan percaya diri. Latifah menjelaskan bahwa murid-murid terlihat sangat antusias karena pembelajaran tidak hanya berpusat pada teori, tetapi langsung praktik berbicara. “Kami berharap setelah program ini, murid MAN PK semakin lancar dan terbiasa menggunakan bahasa Arab dalam keseharian akademik mereka,” jelas Latifah.
Sebagai puncak kegiatan, program Tarkiz Kalam akan ditutup pada 3 Februari 2026 dengan acara penyerahan sertifikat kepada peserta serta penampilan performansi bahasa Arab, seperti pidato (khitobah), menyanyi, dan drama berbahasa Arab. Penampilan ini menjadi bukti hasil pembelajaran sekaligus ajang apresiasi atas proses belajar murid selama program berlangsung.
Melalui kegiatan ini, MAN PK MAN 1 Yogyakarta menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya kuat secara akademik dan keagamaan, tetapi juga kompeten dalam penguasaan bahasa Arab sebagai bahasa ilmu dan peradaban Islam. (luf)



