Berita

MAN 1 Yogyakarta Raih Dua Penghargaan pada Anugerah GTK Madrasah DIY 2026

Yogyakarta (MAN 1 Yogya) – Kepala MAN 1 Yogyakarta Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., meraih Juara 3 kategori Tenaga Kependidikan Berprestasi – Kamad Inspiratif dalam Anugerah GTK Madrasah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 2026. Pada ajang yang sama, guru MAN 1 Yogyakarta Apriyata Dzikry Romadhon, S.Hum., meraih Juara 3 kategori Guru Lintas Iman.

Penganugerahan yang diselenggarakan Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY itu berlangsung di Aula Lantai 3 Kanwil Kemenag DIY, Selasa (29/9/2026). Kegiatan dihadiri 54 guru dan tenaga kependidikan (GTK) madrasah serta jajaran pejabat Kanwil Kemenag DIY.

Anugerah GTK Madrasah DIY 2026 menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, inovasi, dan kontribusi GTK dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah. Penghargaan ini juga diharapkan mendorong tumbuhnya budaya berprestasi dan pengembangan praktik pendidikan yang berdampak bagi murid.

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DIY, Sidik Pramono, S.Ag., M.Si., mengatakan penghargaan tersebut bukan sekadar apresiasi atas keberhasilan dalam kompetisi, melainkan pengakuan atas pengabdian GTK dalam menjalankan tugas pendidikan.

“Anugerah ini bukan garis finis, tetapi titik tolak untuk pengabdian yang lebih tinggi. Kami berharap para penerima anugerah dapat terus menjadi inspirasi dan membangun budaya berprestasi di madrasah masing-masing,” ujar Sidik.

Ia menegaskan, kemajuan madrasah tidak terlepas dari kerja dan dedikasi para guru serta tenaga kependidikan. Menurutnya, banyak GTK yang menjalankan tugas dengan penuh komitmen, termasuk mereka yang harus menempuh perjalanan jauh dan menghadapi medan sulit untuk sampai ke madrasah.

Sidik berharap para penerima anugerah tidak berhenti berkarya setelah menerima penghargaan. Mereka diharapkan menjadi mentor bagi guru lain, membagikan pengalaman, serta menularkan inovasi pembelajaran yang telah dikembangkan.

Kepala MAN 1 Yogyakarta Edi Triyanto, S.Ag, M.Pd menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh warga madrasah untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Ia menilai capaian itu bukan semata-mata keberhasilan individu, tetapi juga hasil kerja bersama dan dukungan berbagai pihak di lingkungan madrasah.

“Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus belajar, berinovasi, dan memberikan layanan pendidikan yang lebih baik. Semoga capaian ini juga menginspirasi guru dan tenaga kependidikan lainnya untuk terus berkarya, saling menguatkan, dan menghadirkan pembelajaran yang bermakna bagi murid,” ujarnya.

Raihan dua penghargaan tersebut menambah capaian MAN 1 Yogyakarta dalam pengembangan mutu pendidikan dan penguatan nilai-nilai keberagaman. Keduanya sekaligus menjadi dorongan bagi madrasah untuk terus membangun lingkungan pendidikan yang inspiratif, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran. (dee)

Leave a Reply