Berita

MAN 1 Yogyakarta Jajaki Oxford AQA sebagai Opsi Penguatan Kelas Internasional

Yogyakarta (MAN 1 Yogyakarta) — Salah satu langkah strategis yang diambil dalam persiapan pembukaan kelas internasional, MAN 1 Yogyakarta menggelar rapat koordinasi secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (30/1/2026) bersama Tim Oxford AQA yang diwakili oleh Mentari Group, bagian dari upaya penguatan dalam pengembangan kelas internasional.

Dalam rapat tersebut, Aprillia Felita dan Rahadi Catur Yuwono selaku perwakilan Mentari Group memaparkan konsep kurikulum Oxford AQA dihadapan Kepala MAN 1 Yogyakarta, Kepala Tata Usaha, para Wakil Kepala Madrasah, Kepala Unit Kelas Internasional, serta staf bidang kurikulum. dibahas juga mengenai model pendampingan akademik, serta peluang implementasi program internasional yang selaras dan relevan dengan pengembangan mutu pendidikan madrasah.

MAN 1 Yogyakarta menjajaki Oxford AQA sebagai salah satu opsi penguatan kurikulum internasional, melengkapi kajian terhadap kurikulum Cambridge yang sebelumnya telah menjadi referensi pengembangan. Madrasah secara aktif mengeksplorasi kurikulum yang paling banyak digunakan di Inggris Raya tersebut, diskusi pun berlangsung aktif dengan fokus pada kesiapan akademik, sistem pembelajaran, serta penguatan budaya mutu madrasah.

Koordinasi ini menjadi langkah awal yang penting dalam merancang kelas internasional yang berkualitas, terukur dan berkelanjutan. Kolaborasi ini dilakukan untuk memastikan setiap opsi kurikulum internasional benar-benar sesuai dengan visi madrasah, kesiapan sumber daya, dan arah pengembangan murid ke depan.

Kepala MAN 1 Yogyakarta menyampaikan bahwa penjajakan ini menjadi bagian dari langkah strategis madrasah dalam merespons dinamika pendidikan global.

“Pengembangan kelas internasional kami rancang melalui perencanaan yang matang dan kolaborasi yang tepat. Kelas internasional bukan sekadar menghadirkan kurikulum global, tetapi juga memastikan kesiapan sistem, sumber daya manusia, dan budaya akademik madrasah. Tujuannya adalah menghadirkan layanan pendidikan berstandar global tanpa meninggalkan nilai keIslaman dan karakter khas madrasah,” ungkap Edi.

Melalui forum ini, MAN 1 Yogyakarta memperkuat perencanaan strategis pengembangan kelas internasional serta menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, agar mampu melahirkan lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global, dengan tetap berpijak pada nilai keislaman dan kebangsaan. (adr)

Leave a Reply