MAN 1 Yogyakarta Gelar Rasionalisasi Pilihan Program Studi SNBP 2026

Yogyakarta (MAN 1 Yogyakarta) — MAN 1 Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Rasionalisasi Pilihan Program Studi pada SNBP 2026 selama dua hari, Senin–Selasa (27–28 Januari 2026), bertempat di Aula lantai 2 MAN 1 Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh peserta didik kelas XII sebagai bagian dari persiapan menghadapi Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.
Kegiatan tersebut menghadirkan Bimbingan Belajar Neutron sebagai pengisi acara utama, dengan pendampingan dari Tim Kurikulum dan Bimbingan Konseling (BK) MAN 1 Yogyakarta. Melalui kegiatan ini, murid dibekali pemahaman yang komprehensif mengenai peluang dan strategi dalam memilih program studi sesuai dengan kemampuan akademik masing-masing.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., dalam arahannya menegaskan pentingnya ketepatan dan kesiapan murid dalam menentukan pilihan program studi. Menurutnya, SNBP bukan hanya soal nilai, tetapi juga tentang kecermatan membaca peluang.
“Rasionalisasi ini menjadi sarana penting agar murid dapat mengenali potensi diri, kapasitas belajar, serta peluang yang realistis. Kami berharap murid tidak sekadar memilih prodi berdasarkan tren, tetapi berdasarkan data dan kemampuan yang dimiliki,” ujar Edi Triyanto.
Ia juga mengingatkan agar murid memanfaatkan kesempatan konsultasi secara optimal, mengingat pendaftaran SNBP 2026 akan dibuka pada 3–18 Februari 2026.

Secara teknis, kegiatan diawali dengan proses input data nilai rapor semester 1 hingga 5 serta nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) oleh murid. Selain itu, murid juga memasukkan pilihan program studi yang akan dituju pada SNBP 2026. Data tersebut kemudian dianalisis oleh tim konsultan dari Bimbel Neutron.
Sebanyak lima hingga enam konsultan dari Bimbel Neutron terlibat dalam kegiatan ini. Setelah proses input data, murid mengikuti sesi konsultasi one on one dengan konsultan untuk mendapatkan gambaran peluang serta prediksi kelolosan pada program studi yang dipilih.
Melalui fasilitas rasionalisasi ini, murid diharapkan dapat memahami secara lebih objektif kemampuan akademik dan daya saingnya. Dengan demikian, mereka memperoleh gambaran yang lebih jelas terkait peluang diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBP, sehingga dapat menentukan pilihan program studi secara lebih matang dan bertanggung jawab. (dee)



