Mahasiswa Gizi UAD Edukasi Orang Tua dan Penjual Kantin MIN 1 Yogyakarta

Yogyakarta (MIN 1 Yogyakarta) — Sebagai bagian dari program Nutrition Goes to School (NGTS), mahasiswa Program Studi Gizi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta mengadakan kegiatan Sosialisasi Edukasi Gizi Seimbang dan Pengendalian GGL (Gula, Garam, Lemak) di Masjid Bustanurrasyid MIN 1 Yogyakarta, pada Selasa, 4 November 2025 pukul 13.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini dihadiri oleh Tim UKS MIN 1 Yogyakarta, penjaja kantin sekolah, serta perwakilan paguyuban wali siswa. Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan survei yang sebelumnya telah dilakukan oleh mahasiswa gizi UAD di lingkungan madrasah.
Dalam paparannya, narasumber Agil Dhiemitra Aulia Dewi, S.Gz., MPH., Dietisien, menyampaikan hasil survey PPL mahasiswa gizi UAD yang meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, serta pengamatan terhadap pola konsumsi makanan di kantin madrasah. Dari hasil tersebut diketahui bahwa banyak anak-anak masih mengonsumsi makanan dengan kadar GGL (Gula, Garam, Lemak) yang berlebihan.
“Kelebihan GGL dalam makanan bisa berdampak pada kesehatan anak, seperti risiko obesitas, tekanan darah tinggi, dan gangguan metabolisme di kemudian hari. Karena itu, kami hadir untuk memberikan edukasi kepada orang tua dan penjual kantin agar lebih bijak dalam memilih dan menyiapkan makanan,” jelas Agil Dhiemitra.
Lebih lanjut, Agil menjelaskan bahwa gizi seimbang tidak hanya berarti makan cukup, tetapi juga memperhatikan keragaman dan keseimbangan nutrisi seperti yang tergambar dalam konsep “Isi Piringku” dari Kementerian Kesehatan.
“Untuk mencapai gizi seimbang, kita perlu makan makanan yang beragam dan bergizi, bergerak aktif dengan olahraga teratur, menjaga kebersihan seperti rajin mencuci tangan, serta menimbang berat badan secara berkala untuk memantau pertumbuhan,” tambahnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari pihak madrasah. Kepala MIN 1 Yogyakarta dalam sambutannya mengapresiasi program ini dan berharap kegiatan edukatif semacam ini dapat meningkatkan kesadaran gizi bagi seluruh warga madrasah.
“Kami berharap kegiatan ini bisa memotivasi orang tua dan penjaja kantin agar bersama-sama membiasakan makanan sehat bagi anak-anak, terutama dalam memperkenalkan sayur dan buah sejak dini,” ujar beliau.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, MIN 1 Yogyakarta berkomitmen terus mendukung upaya pembentukan perilaku hidup sehat dan penerapan pola makan bergizi seimbang bagi seluruh peserta didik. (gyt)



