Berita

Langkah Awal Memasuki Rangkaian Reformasi OSAKA MAN 1 Yogyakarta

Yogyakarta (MAN 1 Yogya) – Organisasi Santri Keagamaan (OSAKA) resmi memulai seluruh rangkaian Reformasi kepengurusan OSAKA pada Sabtu, 8 Agustus 2026 (8/10/26) bertempat di Aula lantai 2 MAN 1 Yogyakarta. Seluruh rangkaian ini bernuansa kerajaan eropa dengan “Rise Beyond Boundaries” sebagai tema pada Reformasi tahun ini.

 

Acara Pembukaan Reformasi OSAKA diawali dengan pembukaan yang dibawakan oleh MC, dilanjutkan dengan sambutan yang disampaikan oleh Kanit Kepesantrenan Al-Hakim Moh Fadlil Afif, Lc. Kemudian dilaksanakanlah acara inti yakni simbolisasi pembukaan reformasi OSAKA dengan pengalungan selempang nomor urut kepada masing-masing kandidat calon. Sebelum para kandidat calon naik ke atas panggung, dilaksanakanlah kirab yang diikuti oleh ketua umum OSAKA periode 2025/2026 dan para kandidat.

 

Lalu dilanjut pengenalan calon kandidat kepada seluruh hadirin yang hadir pada malam pembukaan. Pengenalan kandidat calon ketua OSAKA berisi penyampaian visi, misi, dan motto hidup dari masing-masing kandidat.

Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa Reformasi OSAKA merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran kepemimpinan bagi para santri. Menurutnya, melalui kegiatan ini para santri tidak hanya belajar memilih pemimpin, tetapi juga belajar memahami tanggung jawab, demokrasi, serta nilai-nilai organisasi.

“Saya berharap proses Reformasi OSAKA ini dapat menjadi wadah bagi para santri untuk mengembangkan jiwa kepemimpinan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan pesantren, serta melahirkan pengurus yang memiliki integritas dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan OSAKA dan MAN 1 Yogyakarta,” ujar Edi.

 

OSAKA tak hanya bergerak sebagai organisasi yang lihai dalam menjalankan event, tetapi turut ikut serta dalam membentuk karakter santri menjadi pribadi yang taat akan peraturan selama di asrama Al-Hakim 1 MAN PK MAN 1 Yogyakarta. Maka dari itu, awal dari seluruh rangkaian menjadi langkah menuju masa depan kepengurusan bagi para calon pengurus baru.

 

Harapannya, periode yang baru akan membawa OSAKA menjadi organisasi yang berdampak baik dan menjadi jembatan antara para santri dengan segenap pembina Asrama Al-Hakim. (aik)

Leave a Reply