Berita

Kultum Ba’da Asar Kemenag Kota Yogyakarta Ajak Muhasabah di Bulan Dzulqa’dah

Yogyakarta — Suasana khidmat menyelimuti Mushola Al Ikhlas Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta saat pelaksanaan kultum ba’da asar pada Selasa (28/4/2026). Kegiatan ini menghadirkan narasumber Ma’ruf Yuniarno, M.Pd., dengan tema “Muhasabah di Bulan Dzulqa’dah” sebagai pengingat bagi jamaah untuk meningkatkan kualitas diri di bulan yang dimuliakan.

Dalam tausiyahnya, penceramah mengajak jamaah untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat kehidupan serta kesempatan beribadah. Shalawat dan salam juga disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai teladan utama umat Islam.

Mengutip firman Allah SWT dalam Surah At-Taubah ayat 36, disampaikan bahwa dalam satu tahun terdapat empat bulan haram (suci), yaitu Rajab, Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram. Pada bulan-bulan tersebut, umat Islam dilarang melakukan perbuatan maksiat dan dianjurkan untuk memperbanyak amal kebaikan karena pahalanya dilipatgandakan.

“Bulan Dzulqa’dah menjadi momentum penting untuk melakukan muhasabah atau evaluasi diri. Ini adalah waktu yang tepat untuk memperbaiki kualitas ibadah dan hubungan sosial kita,” ungkap Ma’ruf Yuniarno.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa secara bahasa, Dzulqa’dah berasal dari kata qa‘ada yang berarti “duduk” atau “beristirahat”. Pada masa lalu, bulan ini menjadi waktu bagi umat Islam untuk menghentikan peperangan. Dalam konteks saat ini, makna tersebut relevan sebagai ajakan untuk berhenti sejenak dari kesibukan dunia dan merenungi kondisi spiritual masing-masing.

Jamaah diajak untuk melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari kualitas salat, konsistensi dalam bersedekah, hingga menjaga lisan dan hati dari penyakit seperti iri, dengki, serta ucapan yang dapat menyakiti orang lain.

Penceramah juga mengingatkan bahwa larangan berbuat zalim pada bulan haram memiliki konsekuensi yang lebih besar. Setiap bentuk kemaksiatan tidak hanya merugikan orang lain, tetapi juga menjadi bentuk kezaliman terhadap diri sendiri.

Melalui kultum ini, diharapkan seluruh pegawai dan jamaah di lingkungan Kementerian Agama Kota Yogyakarta dapat memanfaatkan bulan Dzulqa’dah sebagai momentum perbaikan diri, meningkatkan ketakwaan, serta memperkuat komitmen dalam menjalankan ajaran agama secara konsisten.

Kegiatan kultum ba’da asar ini merupakan bagian dari pembinaan rohani rutin yang dilaksanakan guna memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja.[Ara]