KUA Wirobrajan Terus Hadirkan Bimbingan dan Penyuluhan Berdampak Melalui Program Camar.

KUA Wirobrajan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan keagamaan yang berdampak bagi masyarakat. Melalui kegiatan Camar (Cahaya Mimbar), Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan, Eko Agus Wibowo, S.Sos.I, hadir memberikan bimbingan dan penyuluhan di Masjid Kalimasada Patangpuluhan pada Rabu, 19 November 2025.
Dengan mengangkat tema Eko Teologi yang selaras dengan semangat Hari Pahlawan, Eko mengajak jamaah memahami bahwa kepahlawanan masa kini tidak hanya ditunjukkan melalui perjuangan fisik, tetapi juga melalui aksi nyata menjaga lingkungan dan kebersihan sebagai bagian dari ibadah.
Dalam penyampaiannya, Eko menyoroti program Pemerintah Kota Yogyakarta “Mas JOS” (Masyarakat Jogja Olah Sampah) sebagai langkah strategis membangun kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah mandiri dan berkelanjutan. Program Mas JOS memiliki lima langkah utama:
1. Memilah sampah sejak dari rumah.
2. Menyalurkan sampah anorganik ke bank sampah.
3. Mengolah sampah organik menjadi kompos atau eco-enzyme.
4. Menghabiskan makanan sebagai bentuk pengurangan limbah makanan.
5. Menggunakan wadah berulang untuk mengurangi sampah sekali pakai.
Eko menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya kewajiban sosial, tetapi juga merupakan bagian dari ajaran agama. Kebersihan adalah cermin keimanan, dan setiap orang memiliki tanggung jawab untuk menjadi pahlawan lingkungan di lingkungannya masing-masing.
Kegiatan Camar ini menjadi bukti nyata peran KUA Wirobrajan yang terus menghadirkan penyuluhan agama yang relevan, aplikatif, dan berdampak bagi masyarakat. Melalui pendekatan keagamaan dan edukasi lingkungan, KUA Wirobrajan berharap masyarakat semakin tergerak untuk menjaga kebersihan sebagai bagian dari ibadah dan wujud kecintaan pada bumi yang telah Allah amanahkan.[ekoAW]


