KUA Wirobrajan Terus Gaungkan Edukasi Ekoteologi Melalui Program CaMar

KUA Wirobrajan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan edukasi keagamaan yang berdampak bagi masyarakat melalui program Cahaya Mimbar (CaMar). Pada Senin, 08 Desember 2025, Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan, Agus Saiful Bahri, S.Ag., M.Si., hadir memberikan ceramah di Masjid Ikhwatun Hasanah dengan mengangkat tema Ekoteologi atau teologi lingkungan.
Dalam penyampaiannya, Agus Saiful Bahri mengutip sebuah hadis riwayat Imam Ahmad:
“Manusia berbagi dalam tiga perkara: air, padang rumput, dan api.”
Hadis tersebut, jelasnya, menjadi pelajaran penting bahwa tiga unsur utama—air, lahan, dan energi—merupakan sumber daya alam yang harus dibagi secara adil dan tidak boleh dimonopoli oleh segelintir orang. Ketiganya merupakan hak bersama, dan setiap bentuk pelanggaran terhadap amanah ini dapat memunculkan berbagai musibah seperti banjir, tanah longsor, hingga kerusakan lingkungan lainnya.
Agus Saiful Bahri menekankan bahwa fenomena bencana alam yang terjadi di Indonesia sering kali menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keseimbangan alam. Kerusakan lingkungan bukan hanya persoalan ekologi, tetapi juga masalah moral dan spiritual.
“Menjaga kelestarian lingkungan adalah bagian dari tanggung jawab keimanan. Bumi ini harus kita rawat bersama agar tetap indah dan bisa dinikmati oleh generasi mendatang,” ujarnya.
Kegiatan CaMar ini diharapkan terus menjadi sarana pencerahan bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya merawat bumi sebagai amanah Allah SWT.[ekoAW]



