Berita

KUA Wirobrajan Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Dukung Pencegahan Stunting

Yogyakarta (KUA Wirobrajan) — Mencegah stunting bukan hanya tentang memastikan anak tumbuh sehat, tetapi juga membangun keluarga yang kuat sejak awal. Semangat inilah yang terus didukung KUA Wirobrajan melalui sinergi lintas sektor dalam upaya pencegahan stunting di wilayah Kemantren Wirobrajan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kehadiran KUA Wirobrajan dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Stunting Kemantren Wirobrajan, yang berlangsung di Aula Kemantren Wirobrajan, Rabu (23/9/2026).

Kepala KUA Wirobrajan, Raden Andhi Nugroho, S.H.I., M.H., menugaskan Margianto untuk menghadiri kegiatan yang melibatkan berbagai unsur terkait pencegahan stunting tersebut.

Monev diikuti oleh MPP Wirobrajan, Puskesmas, KUA, lurah se-Kemantren Wirobrajan, Tim Pendamping Keluarga (TPK), PLKB, dan PKB. Pertemuan ini menjadi ruang bersama untuk mengevaluasi perkembangan penanganan stunting sekaligus memperkuat koordinasi antarinstansi.

Dalam kegiatan tersebut disampaikan bahwa angka stunting di Wirobrajan tercatat 7,58 persen dan berada pada peringkat ketujuh. Capaian ini menjadi bagian dari evaluasi bersama, mengingat pada 2025 Wirobrajan berada di peringkat ketiga.

Kepala Puskesmas menjelaskan bahwa data stunting bersumber dari satu pintu, yakni Puskesmas, dan diperbarui melalui Tim Pendamping Keluarga (TPK). Sementara itu, Posyandu turut berperan dalam melaporkan hasil penimbangan balita sebagai bahan pemantauan pertumbuhan dan status gizi anak.

KUA Hadir melalui Penguatan Ketahanan Keluarga

Sebagai bagian dari lintas sektor, KUA Wirobrajan mendukung upaya pencegahan stunting melalui pendekatan keagamaan dan penguatan ketahanan keluarga.

Peran tersebut diwujudkan melalui edukasi keagamaan, bimbingan calon pengantin, penguatan kesiapan berkeluarga, serta penyuluhan mengenai pengasuhan dan pemenuhan hak anak.

Keluarga yang sehat dan berkualitas tidak dibangun secara instan. Dibutuhkan pengetahuan, kesiapan, kepedulian, dan kerja sama berbagai pihak agar kebutuhan anak dapat terpenuhi sejak masa awal kehidupan.

Melalui keterlibatan dalam Monev Stunting, KUA Wirobrajan meneguhkan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah kemantren, Puskesmas, kelurahan, dan unsur pendamping keluarga dalam mendukung terwujudnya keluarga sehat, kuat, dan berkualitas.

Sebab, setiap langkah pencegahan stunting merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan generasi yang tumbuh sehat dan memiliki masa depan yang lebih baik.[KUA Wirobrajan]

Leave a Reply