Berita

KUA Wirobrajan Gelar BRUS untuk Wujudkan Remaja Sehat, Keren, dan Berkarakter Islami

KUA Wirobrajan Gelar BRUS untuk Wujudkan Remaja Sehat, Keren, dan Berkarakter Islami di SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta.
KUA Wirobrajan kembali menghadirkan pelayanan yang berdampak melalui kegiatan BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah) di SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta, Rabu, 19 November 2025. Kegiatan ini diikuti peserta didik kelas XI sebanyak tujuh rombongan belajar.
Program BRUS terselenggara atas kerja sama KUA Wirobrajan, SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta, serta fasilitator dari Kemenag Kota Yogyakarta, yaitu para penyuluh agama Islam: Makhlani, S.Ag., M.Pd.; Samsul Ma’arif, S.Th.I., M.SI.; N. Sholihat, S.HI., M.A.; serta Suparman, S.HI., M.SI.
Pada pembukaan kegiatan, Kepala KUA Wirobrajan, Raden Andhi Nugroho, S.HI., M.H., menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan BRUS sebagai salah satu program unggulan Kementerian Agama dalam mendampingi remaja agar tumbuh sehat, berkarakter, dan berdaya saing. Beliau juga menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang baik dari pihak sekolah dan berharap sinergi ini terus berlanjut.
Materi BRUS disampaikan dengan metode yang menarik, interaktif, dan dekat dengan dunia remaja. Peserta mendapat wawasan tentang konsep diri remaja sehat, karakter remaja keren Islami, bijaksana dalam berperilaku, religius, taat beribadah, moderat (wasatiyah), berakhlak baik, memiliki tanggung jawab, serta mampu mengembangkan potensi diri dan terampil mengelola diri.
Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi kelompok, membahas berbagai isu yang sering dihadapi remaja, seperti pergaulan bebas, bullying, narkoba, dan pernikahan dini. Para fasilitator mengajak siswa memahami dampak dan akibat dari perilaku negatif tersebut, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga diri dan lingkungan pergaulan.
Pihak SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta, yang diwakili oleh Muflikh Najib, M.Pd. (Waka Kesiswaan) dan Alfatih, S.Hum. (Waka ISMUBA), menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pendampingan dari KUA Wirobrajan. Mereka menyampaikan bahwa kegiatan BRUS sangat membantu peserta didik dalam memahami jati diri dan menjadi remaja yang lebih Islami, bijak, dan bertanggung jawab.
Selama kegiatan berlangsung, siswa dan siswi mengikuti dengan antusias, aktif berdiskusi, serta menikmati seluruh rangkaian acara. Program BRUS ini diharapkan terus menjadi ruang pembinaan remaja untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia, sehat, dan siap menghadapi tantangan zaman.